Internasional

Rencana Kunjungan Pertama Emir Qatar ke Rusia

MOSKOW, Salafynews.com – Salah satu pejabat Rusia mengatakan, “Amir Qatar Tamim bin Hamad Ali Tsani, pada bulan depan akan melakukan kunjungan ke Rusia untuk bertemu dengan Vladimir Putin”.

Setelah pihak kerajaan Arab Saudi melakukan pendekatan ke Rusia, kini giliran Amir Qatar yang akan melakukan kunjungan tidak terduga ke Rusia. Agen berita Anatoli yang mengutip pernyataan dari salah satu pejabat istana kremlin yang namanya enggan disebutkan, mengatakan bahwa Tamim bin Hamad Ali Tsani sedang mengagendakan kunjungannya ke Rusia demi menemui Vladimir Putin dan kunjungan tersebut tepatnya akan dilaksanakan pada 14 September di kota Souchi.

1789572hamadDiplomat Qatar yang berada di Moskow, terkaitan kunjungan Ibn Hamad mengatakan, “Tema yang akan dibahas dalam pertemuan bilateral tersebut berkaitan dengan berbagai macam permasalahan regional diantaranya kerjasama kedua negara, krisis Timur Tengah khususnya mengenai krisis Suriah, selain itu kedua negara juga akan membahas dan meneliti secara dalam kondisi keamanan selat Hormuz pasca kesepakatan  Nuklir Iran.

Jika kunjungan ini terjadi, maka ini akan menjadi kunjungan pertama yang dilakukan Amir Qatar yang saat ini berkuasa ke Rusia, perlu diketahui Ibn Hamad menjadi Amir Qatar pada tanggal 25 Juni 2013 setelah ayahnya lengser. Para pengamat menyatakan bahwa kunjungan yang akan dilakukan oleh Amir Qatar disebabkan adanya berbagai perbedaan pendapat yang begitu tajam antar kedua negara, khususnya perbedaan pendapat Moskow dan Doha terkait dokumen-dokumen Suriah dan Mesir, Infiltrasi Iran di kawasan dan juga bisnis Gas.

Kunjungan bilateral ini sangat penting dilakukan demi tercapainya kesepakatan antar dua negara khususnya mengenai kondisi di kawasan pasca berlalunya krisis program Nuklir Iran dan memusatkan berbagai cara dan usaha dalam menghadapi ISIS yang merupakan ancaman bagi seluruh Negara –Negara di kawasan.

Menurut informasi lainnya, Raja Salman Arab Saudi juga ada kemungkinan akan melakukan lawatan kenegaraan ke Rusia pada akhir tahun ini. Sebagaimana telah diketahui Arab Saudi dan Rusia benar-benar bersebrangan dalam menangani masalah krisis yang terjadi di Suriah, setelah terjadinya kesepakatan Program Nuklir antara Iran dan kelompok 5 negara plus Amerika, kini Arab Saudi berusaha menormalkan kembali hubungan bilateralnya dengan Rusia. (Mehr/HH/SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: