Eropa

Reporter Wanita Yang Tendang Pengungsi Gugat Facebook

Salafynews.com, MOSKOW – Juru kamera wanita Hungaria yang menendang pengungsi Suriah berencana menuntut Facebook karena jejaring media sosial itu dinilai telah mengkampanyekan dan membantu mempromosikan kebencian terhadap dirinya, harian Moskow melaporkan.

Pada September, seorang reporter yang tengah meliput kedatangan pengungsi di perbatasan Hungaria-Serbia berhasil mengabadikan momen saat Petra Laszlo menendang pengungsi yang menggendong anaknya hingga terjungkal. Tindakan Laszlo dengan cepat mendapat kecaman dari seluruh penjuru dunia.

Reporter Wanita HungariaLaszlo, yang saat itu bekerja di N1TV, telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada publik. Dalam pernyataannya, ia mengaku panik dan hanya berniat melindungi diri saat ratusan pengungsi berhasil menerobos penjagaan polisi di sebuah ladang dan menuju ke arahnya. (Baca Wartawan Hungaria Tendang Pengungsi Suriah; Video)

Dalam wawancara dengan harian Rusia, Izvestia, yang terbit Selasa (20/10/2015), Laszlo mengatakan bahwa ia hanya “berusaha membantu polisi” saat para pengungsi tidak mematuhi perintah mereka.

“Saya mendorongnya karena saya takut. Saya tidak melihat ia menggendong anak kecil. Saya meminta maaf karena berakhir seperti ini,” katanya.

Laszlo menambahkan bahwa kehidupannya berantakan usai insiden tersebut. Ia dijuluki sebagai “juru kamera yang tak punya hati, rasis, suka menendang anak kecil”. Selain itu, ia juga dipecat dari pekerjaannya dan mendapat ancaman dari orang-orang yang membencinya pasca peristiwa tersebut.

“Hidup saya hancur. Tak mungkin lagi bagi saya untuk mendapatkan pekerjaan dan melakukan hal yang saya suka,” ujar Laszlo.

Ia mengatakan, setidaknya 10 akun palsu bernama ‘Petra Laszlo’ berisi konten tak patut muncul di Facebook dan bahkan ada orang yang berani menawarkan hadiah 20 ribu dolar AS atau Rp 272 juta kepada siapa saja yang mampu membunuhnya melalui salah satu grup yang menggunakan namanya.

Laszo mengaku telah melaporkan hal tersebut kepada manajemen Facebook dan meminta mereka menghapus akun-akun itu. Namun, menurutnya, Facebook tidak mempedulikan keluhannya, dan justru menghapus grup yang mendukung dirinya secara sengaja. Ia berencana menuntut Facebook karena sikap prejudice mereka. (SFA/MM)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: