Nasional

RI Meminta Negara Lain Bertindak Nyata atas Penderitaan Muslim Rohingya

Jakarta, Salafynews.com — Pemerintah akan menampung para pengungsi Rohingya yang sudah masuk ke tanah air.

Menkopolhukkam Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, setelah ada pembicaraan tingkat para Menteri Luar Negeri bahwa Indonesia dan Malaysia bisa menerima mereka yang sudah masuk ke dalam.

Menurutnya, mereka akan ditangani secara kemanusiaan dengan melibatkan pemerintah daerah, pusat, UNHCR, dan IOM selama setahun. “Tapi, kita tidak mengundang mereka masuk ke sini. Tapi yang sudah masuk akan ditangani secara baik, secara kemanusiaan,” kata Tedjo di Kejaksaan Agung, Kamis (21/5).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri RI, Arrmanatha Nasir meminta kepada negara-negara lain yang mengaku prihatin terhadap isu imigran ilegal, agar bertindak nyata dan tak sekadar banyak bicara. Sebab, isu penampungan terhadap imigran ilegal yang terapung-apung di laut hanya diserahkan kepada tiga negara di kawasan Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia dan Thailand.

“Ketika kami berada dalam kesulitan, kami berharap kepada banyak negara dan orang yang telah menyampaikan keprihatinan terhadap keadaan imigran itu, kami meminta mereka beraksi nyata dan tak sekadar bicara,” ujar Arrmanatha.

Dia menambahkan, seharusnya negara pertama yang menunjukkan kemurahan hati adalah 145 negara yang menandatangani konvensi pengungsi di tahun 1951. Saat ini imigran ilegal yang diutamakan untuk ditempatkan adalah mereka yang masih berada di tengah laut.

Total, Arrmanatha mengatakan ada sekitar 11 ribu imigran ilegal yang tengah menunggu proses penempatan kembali oleh badan PBB untuk penanganan pengungsi, UNHCR. Sementara, 7.000 di antaranya, Arrmanatha menambahkan, telah ditampung oleh Negeri Jiran dan Indonesia. (jb)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: