Eropa

Rusia: Kami Tak Akan Tinggalkan Damaskus Hingga Teroris Habis

Senin, 02 Mei 2016,

SALAFYNEWS.COM, RUSIA – Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Gennady Gatilov, mengatakan bahwa perang melawan terorisme akan terus berlanjut di Suriah, sementara situasi di Aleppo masuk dalam kerangka melawan ancaman teroris yang serius.

Gatilov mengatakan dalam sambutannya sebagaimana dikutip oleh situs media RT “Kami tidak akan memberikan tekanan (kepada Damaskus), karena itu harus dipahami bahwa yang terjadi disana adalah perang melawan ancaman teroris .. Situasi di Aleppo masuk dalam kerangka perang melawan ancaman teroris”, seperti dilansir syrianow.sy (01/05).

Ia menambahkan “sesuai dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang mendukung perjanjian Wina dan dokumen gencatan senjata telah dengan jelas mengatakan bahwa perang melawan terorisme akan terus berlanjut, khususnya terhadap kelompok teroris ISIS dan Jabhah Al-Nusrah serta organisasi teroris lainnya yang telah termuat dalam daftar Dewan Keamanan, dan Rusia akan selalu membantu Suriah hingga teroris tidak ada”. (Baca: Inilah Fakta Dibalik Bantuan Militer Rusia kepada Suriah)

Dilaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan teroris dengan menggunakan granat berpeluncur roket di sejumlah lingkungan perumahan di kota Aleppo telah meningkat selama 24 jam terakhir mencapai 25 orang tewas dan lebih dari 80 lainnya terluka, sebagaimana pula disebutkan bahwa korban tewas kemarin mencapai 16 orang dan puluhan lainnya terluka yang sebagian besarnya adalah para wanita dan anak-anak kecil, akibat serangan yang dilancarkan oleh kelompok teroris Jabhah Al-Nusrah dan sejumlah kelompok teroris bersenjata lainnya yang berafiliasi dengan kelompok tersebut. (Baca: Jenderal Rusia: Jika Suriah Darurat, Kekuatan Penuh Militer Kami Siap Siaga)

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan “Kami sekarang berusaha untuk menambahkan dua kelompok lainnya ke dalam daftar kelompok teroris, yang sebelumnya telah kami sampaikan, yaitu Jaysh al-Islam dan Ahrar al-Sham.” (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Aksi Cepat Tanggap

    May 17, 2016 at 4:52 pm

    Konflik di Suriah ini sungguh tragis, sudah seperti pembantain warganya sendiri. Korban anak-anak dan warga sipil. Justru anehnya bantuan dari negara negara kuat seperti Iran dan Rusia menambah kekuatan untuk menyerang.
    Masyarakat dunia mengecam karena ini sudah di luar batas “kemanusiaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: