Eropa

Rusia Ogah Tanggung Jawab Pasca Hajar Pos Militer AS di Suriah

Minggu, 24 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Setelah serangan Rusia menghantam pos militer pasukan Elit AS dan Inggris, media-media memberitakannya, Rusia juga bereaksi atas pemberitaan itu, dan Rusia menolak untuk bertanggung jawab atas serangan tersebut karena hal itu seharusnya berada di pihak AS dan sekutunya.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan, para pemimpin koalisi Internasional yang dikomandoi AS di Suriah bertanggung jawab karena mengirimkan pasukan ke daerah yang menjadi target serangan udara Rusia. (Baca: Jet Tempur Rusia Hajar Pos Militer Pasukan Elit AS dan Inggris di Suriah)

“Kepala militer dari unit khusus negara-negara koalisi anti ISIS secara eksklusif bertanggung jawab atas fakta bahwa pasukan mereka berada dalam kondisi bahaya di daerah yang ditargetkan oleh Angkatan Udara Rusia,” kata Konashenkov seperti dikutip dari Sputnik, Minggu (24/7/2016).

Ia kemudian menambahkan bahwa Rusia terus menerus bertanya kepada mitranya dalam perang melawan terorisme di Suriah untuk memberitahu lokasi dari kekuatan pasukan koalisi AS, sehingga mereka tidak akan menjadi target sasarannya. (Baca: Jet Tempur Rusia ‘SU-34’ Hajar Kilang Minyak Milik ISIS di Hasakah Suriah)

Rusia sendiri telah melakukan operasi militer terhadap teroris di Suriah sejak 30 September lalu atas permintaan dari Presiden Suriah, Bashar al-Assad. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: