Eropa

Rusia ; Operasi Darat AS di Suriah Harus Seizin Damaskus

MOSKOW, Salafynews.com – Pemerintah Rusia menyatakan, tidak ada negara yang dapat menggunakan kekuatan militernya di Suriah tanpa persetujuan pemerintahan Suriah. Hal itu diungkapkan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov saat menanggapi pertanyaan tentangpengiriman pasukan khusus Amerika untuk melancarkan operasi darat di Suriah.

“Pertanyaan tentang menggunakan kekuatan militer dalam bentuk apapun tanpa persetujuan Damaskus, bagi kami tidak dapat diterima,” kata Ryabkov, seperti dilansir Reuters dari kantor berita TASS, Jumat (30/10/2015).

Sebelumnya, pemerintah AS tengah mempertimbangkan untuk melakukan serangan darat di Suriah dan mengirimkan helikopter tempur ke Irak untuk menghadapi ISIS. Nantinya, penempatan personel dan perangkat militer AS akan dirancang secara khusus. Hal ini dilakukan agar bisa mendapatkan kemajuan yang spesifik dengan obyek tertentu di Suriah dan Irak.

Selain itu, keberadaan pasukan darat AS akan membantu serangan udara yang dilakukan oleh pasukan koalisi. Sedangkan di Irak, keberadaan pasukan darat AS dapat meningkatkan kemampuan militer Irak untuk merebut sejumlah wilayah yang dikuasai oleh ISIS.

Namun belum sempat terealisasi, usulan ini telah ditolak oleh pemerintak Irak. Juru bicara Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi, Sa’ad al-Hadithi mengatakan, pemerintah Irak menyatakan tidak meminta dan tidak perlu bantuan pasukan AS dalam operasi lapangan seperti yang dijanjikan oleh Pentagon. [Sfa/TASS]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: