Internasional

Rusia Telah Meluncurkan 120 Serangan Udara di Suriah

SURIAH, Salafynews.com – Rusia telah melakukan lebih dari 100 serangan udara terhadap 110 posisi kelompok teroris ISIS di Suriah selama seminggu terakhir. Serangan-serangan itu telah memicu kepanikan di antara kelompok-kelompok teroris lainnya, kata Kementerian Pertahanan Rusia.

Jet tempur angkatan udara Rusia telah melakukan 120 serangan udara sejak tanggal 30 September, menghancurkan 101 kendaraan, 19 pos komando, dua pusat komunikasi, 23 bahan bakar dan depot amunisi, 6 gudang yang digunakan untuk membuat bom dan alat peledak improvisasi (IED) serta beberapa kamp pelatihan teroris, Russia Today melaporkan pada hari Rabu (7/10) mengutip kementerian.

Menurut laporan itu, kampanye udara di Suriah selama delapan hari terakhir itu bertujuan merusak kemampuan pasukan teroris yang didukung asing untuk meluncurkan serangan teror di negara itu dan memungkinkan pasukan Suriah untuk berkumpul kembali dan meluncurkan serangan terhadap militan bersenjata .

Di antara posisi yang ditargetkan dalam serangan udara Rusia adalah benteng ISIS di kota Raqqa dan di kota kuno Palmyra di barat serta di pinggiran ibukota, Damaskus. Serangan udara Rusia telah mendorong ribuan teroris Takfiri mundur dari posisi mereka atau meninggalkan Suriah.

Selain itu, dalam sebuah perkembangan baru pada Rabu, Angkatan Laut Rusia meluncurkan 26 rudal jelajah pada sasaran teroris di Suriah dari kapal perangnya di perairan Laut Kaspia. Kementerian Pertahanan Moskow juga telah merilis rekaman video dari peluncuran rudal.

“Kapal Angkatan Laut Rusia, yang terdiri dari kapal rudal Dagestan, kapal rudal berukuran kecil Grad Sviyazhsk, Uglich dan Veliky Ustyug meluncurkan rudal jelajah terhadap kantong-kantong ISIS di Suriah dari Laut Kaspia, “Kementerian Pertahanan menegaskan yang menyertai rekaman video serangan tersebut.

Kementerian itu lebih lanjut mengatakan bahwa serangan itu diluncurkan “oleh presisi tinggi sistem rudal kapal Kaliber NK, rudal jelajah mencapai semua target yang ditetapkan dengan akurasi yang tinggi.”

Moskow memulai kampanye militernya melawan teroris di Suriah pada 30 September atas permintaan dari pemerintah Damaskus, tak lama setelah majelis tinggi parlemen Rusia memberi Presiden Vladimir Putin mandat untuk menggunakan kekuatan militer di Suriah. [SFA/Ptv]

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Bashar Jaafri: Warga Rusia yang Gabung ISIS Jangan Harap Balik ke Rusia | SalafyNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: