Eropa

Rusia: Turki Kirim Tank Canggih dan Ratusan Rudal Anti Pesawat Kepada Teroris di Suriah

Kamis, 30 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Perwakilan Rusia, Alexander Zorin, mengungkapkan dalam sebuah pertemuan grup kerja internasional yang dibentuk khusus untuk mengontrol berjalannya proses upaya penghentian permusuhan di Suriah, bahwa kelompok teroris Jabhat Al-Nusra telah memperoleh sejumlah tank canggih dan seratus rudal anti-pesawat selama masa berlakunya upaya penghentian permusuhan dan untuk menggunakanya kelompok teroris itu masih menunggu perintah dari negara yang ada di perbatasan Utara-Suriah, yaitu Turki.

Kantor berita “Russia Today” mengutip keterangan dari sumber diplomatik Rusia yang menyebutkan bahwa Zorin mengingatkan grup internasional itu terkait seruan PBB untuk menghentikan pendanaan dan mempersenjatai sejumlah faksi yang diklasifikasikan sebagai sebagai kelompok teroris oleh PBB, ia mengatakan bahwa “Turki tidak menanggapi seruan dan resolusi internasional”. (Baca: Israel, Saudi, Turki, Yordania Kompak Bantu Suplai Senjata Teroris Suriah)

Sebelumnya, Dewan Keamanan PBB pada akhir tahun lalu mengadopsi suara bulat dengan mengeluarkan resolusi nomor 2253, yang mengharuskan negara-negara untuk memutus pendanaan terorisme dan mencegah bantuan kepada dua kelompok teroris ISIS dan Al-Qaeda atau setiap orang atau kelompok atau perusahaan yang memiliki hubungan dengan kedua kelompok teroris tersebut, sebagaimana pula mengadopsi resolusi nomor 2199 yang khusus untuk memutus pedanaan bagi dua kelompok teroris ISIS dan Jabhat Al-Nusra serta sejumlah kelompok teroris lainnya melalui penjualan minyak atau barang antik curian. (Baca: Surat Kabar Turki Bongkar NGO Rezim Ankara Terlibat Transfer Senjata ke Suriah)

Sumber diplomatik itu mengatakan bahwa perwakilan Rusia diatas telah memberikan informasi jelas kepada grup internasional selama pertemuan tentang jumlah tank yang tidak disebutkan berapa jumlah pastinya dan sekitar seratus rudal yang diterima oleh kelompok teroris Jabhah Al-Nusrah selama tiga bulan terakhir atau selama berlakunya perjanjian upaya penghentian permusuhan, yang dimulai pada tanggal 27 Februari.

Sumber Rusia itu menegaskan bahwa beberapa senjata canggih itu benar-benar telah memasuki wilayah utara di Suriah. (Baca: Menteri Perminyakan Suriah Bongkar Transaksi Gelap Turki dengan Teroris ISIS)

Sumber diplomatik Rusia itu mengutip pernyataan Zorin yang menyebutkan bahwa “beberapa daerah utara di Suriah telah dilengkapi fasilitas internet dan telepon berkualitas tinggi yang beroperasi langsung melalui satelit”, ia menegaskan bahwa ada sebuah negara besar di utara Suriah yang terus menyediakan bagi daerah-daerah yang dikuasai oleh kelompok teroris Jabhat Al-Nusra semua koordinat dan informasi serta menyediakan sarana untuk dapat berkomunikasi dengan mereka secara terus-menerus dengan kualitas tinggi. (SFA)

Sumber: Sana.sy

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: