Internasional

Saudi Larang Warganya Baca Dokumen Rahasia Yang Dirilis WikiLeaks

WikileaksSalafynews.com, RIYADH – Saudi Arabia memperingatkan warganya agar tidak membaca dokumen-dokumen diplomatik yang dirilis oleh WikiLeaks pada hari Jum’at lalu.

The Guardian mengutip pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Saudi, Osama Nugali, Minggu(20/6)  bahwa warga  seharusnya ” tidak membolehkan musuh negara untuk mencapai tujuan mereka dalam hal pertukaran atau penerbitan dokumen,”

Tanggapan satu-satunya dari pemerintah Saudi sendiri ini dianggap tidak bisa menyangkal keaslian dokumen-dokumen dari WikiLeaks yang telah dan akan diterbitkan. Menurut WikiLeaks, sejumlah besar data kabel termasuk komunikasi email antara Menlu Saudi dan entitas-entitas asing yang bocor ini telah menyebabkan “Sakit kepala” bagi pemerintah Saudi.

WikiLeaks telah merilis sekitar 60.000 dokumen diplomatik rahasia Saudi, dan organisasi itu mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya merencanakan untuk merilis setengah juta lebih dokumen.photo

“The Saudi Cables menyediakan  wawasan kunci ke dalam operasi-operasi Kerajaan dan bagaimana Kerajaan itu  telah mengatur  aliansi dan mengkonsolidasikan posisinya sebagai negara adidaya Timur Tengah daerah, termasuk melalui suap dan mengkooptasi individu dan lembaga-lembaga penting,” bunyi pernyataan WikiLeaks sebelumnya.

Sabtu yang lalu, pejabat Kementrian Luar Negeri Saudi melalui akun twitternya menyatakan bahwa mereka akan melakukan investigasi terhadap perilisan kabel-kabel yang terus berlangsung tersebut.

The Guardian menulis bahwa salah satu dokumen rahasia mengungkap pemimpin Saudi pernah menyediakan 10 miliar dolar untuk membebaskan Husni Mubarak dari penjara, Associated Press menyatakan Saudi melakukan berbagai intrik untuk menghentikan aktifitas Iran di Kawasan, dengan tujuan utama  merongrong kepentingan pemerintah Iran, dan dalam sebuah dokumen  bahkan mengungkap ide penggunaan media sosial untuk menebar kebohongan tentang “frustrasi warga Iran dan keinginan  perubahan rezim.”

New York Times menulis dokumen rahasia Saudi  menunjukkan pejabat-pejabat pemerintahan berusaha mengarang cerita demi membela aksi-aksi mereka, dokumen lainnya menyatakan Saudi meminta perusahaan satelit Arab agar menghentikan organisasi berita Iran mengudara. Sidney Morning Herald menyatakan salah satu dokumen yang dirilis WikiLeaks mengungkap bahwa Saudi pernah menyalurkan sejumlah besar uang untuk mengendalikan media-media berbahasa Arab di Australia demi kepentingannya. (lm/FSA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Jubir Wikileaks : Dokumen Wikileaks Otentik | Salafy News

  2. wababi sisapi

    June 24, 2015 at 11:32 am

    Itu artinya sama dengan berkata : “Jangan lihat kami, karna kami sedang ditelanjangi….aurat lagi terbuka lebar nih…”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: