Internasional

Saudi Terus Gunakan Bom Kimia Serang Rakyat Yaman

Salafynews.com, SANA’A – Seorang pejabat senior gerakan revolusioner Ansarullah mengecam Saudi Arabia atas aksi terus menerusnya melancarkan serangan kepada rakyat Yaman dengan menggunakan senjata-senjata yang telah dilarang secara Internasioanal termasuk penggunaan senjata kimia.

“Saudi Arabia masih saja menggunakan bom kimia untuk menyerang rakyat Yaman,” ungkap Hashem Adnan al-Basouri kepada FNA, Senin (8/6) kemarin.

Ia menggaris bawahi bahwa Riyadh telah menyerang pemukiman penduduk di wilayah kendali Ansarullah dengan menggunakan senjata kimia.

Bom ClusterSebuah laporan dari pengawas HAM, menunjukkan bahwa Saudi Arabia telah menggunakan gas beracun di 4 masjid di propinsi Sana’a dan Sa’ada,” tambah al-Basouri.

Sementara itu, pemimpin Yaman mengumumkan bahwa serangan Udara Saudi telah menghancurkan lebih dari 190 masjid dsi provinsi Sana’a dan Sa’ada.

Selama bulan Mei ini saja, sumber medis mengumumkan bahwa Saudi dan koalisinya telah menggunakan senjata kimia yang telah dilarang secara Internasional untuk menyerang negara miskin tersebut.

“Situasi ini sangat tragis, agresi ini sangat kejam dan barbar,” ungkap Dr. Kamala Ramima.

Ia menekankan bahwa para dokter di seluruh rumah sakit di Yaman telah mengatakan hal yang sama, bahwa luka-luka di tubuh korban menunjukkan mereka telah terkena senjata kimia yang terlarang secara Internasional.

8 Mei lalu, jet tempur Saudi menghantan Faj Attan, desa didekat Sana’a dengan menggunakan bom terlarang. Menurut sumber setempat, jet tempur Saudi menggunakan bom dan rudal terarang dalam serangan udara mereka ke wilayah Faj Attan di selatan Sana’a.

Pada 20 April, seorang ahli telah menyatakan Saudi dan koalisinya telah menggunakan bom fosfor dan senjata-senjata terlarang lainnya dalam serangan ke Faj Attan. Para ahli tersebut kemudian meminta pihak internasional melakukan penyelidikan terhadap bom dan senjata-senjata Saudi tersebut.Penduduk Faj Attan mengeluh merasakan sesak napas akibat menghirup gas beracun yang dihasilkan dari bom Saudi.

Saudi Arabia telah membombardi Yaman selama 75 hari demi membawa sekutunya buronan Mansour Hadi kembali berkuasa. Hingga kini serangan-serangan itu telah memakan korban jiwa sebanyak 4.367 warga sipil yang kebanyakannya adalah wanita dan anak-anak. Menurut laporan Freedom House Foundation, kebanyakan korban jiwa dalam serangan Saudi adalah penduduk sipil dengan sejumlah besar wanita dan anak-anak. (lm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: