Internasional

Sengketa dengan Saudi Meruncing, Kuwait Minta Bantuan Arbitrase Internasional

Salafynews.com – Kuwait meminta bantuan Arbitrase Internasional untuk mencapai solusi soal sengketa joint dua ladang minyak bersama Saudi setelah perundingan antara kedua negara mencapai jalan buntu, seperti dilansir surat kabar Al Jaridah Kuwait Selasa (12/5).

Surat kabar itu mengutip sumber-sumber tingkat tinggi mengatakan, pembicaraan antara Kuwait dan Arab Saudi soal ladang minyak bersama mencapai jalan buntu dan tidak menghasilkan formula yang memuaskan kedua belah pihak. Area dua ladang minyak itu mencapai  lima ribu kilometer persegi dan diinvestasikan kedua negara sesuai dengan perjanjian jangka waktu 50 tahun.

“Kuwait secara resmi meminta bantuan Arbitrase Internasional sebagaimana diatur dalam perjanjian antara kedua belah pihak dalam hal sengketa,asalkan disepakati bersama,” kata surat kabar itu mengutip sumber  tadi.

Produksi dihentikan total pada kedua ladang itu karena berbagai alasan yang merugikan Kuwait.  Kuwait tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menebus kekurangan ini, tidak seperti tetangganya Arab Saudi.

Kuwait mendapatkan setengah produksi ladang minyak Khafji dan Wafra yang lebih dari 500 000 barel per hari sebelum penghentian produksi.

Ladang minyak Khafji menghasilkan lebih dari 300.000 barel per hari dibandingkan dengan 200.000 barel perhari di ladang minyak Wafra.

Ladang minyak lepas pantai Khafji berhenti produksi pada bulan Oktober karena alasan lingkungan.

Adapun ladang minyak Wafra berhenti pada hari Senin selama dua minggu karena alasan pemeliharaan. Tetapi sumber-sumber di sektor ini mengatakan kepada AFP bahwa produksi tidak akan dilanjutkan sebelum penyelesaian krisis antara kedua negara Teluk ini.

Menurut sumber-sumber yang ada, pihak berwenang Kuwait marah atas pembaharuan kesepakatan yang dilakukan Riyadh dengan perusahaan Chevron pada tahun 2009 selama 30 tahun tanpa konsultasi dengan mereka.

Menanggapi itu, mereka menolak penerbitan atau perpanjangan visa bagi staf “Chevron”.

Penghentian pengolahan di kedua ladang minyak di tengah berlimpahnya produksi mengakibatkan penurunan signifikan harga minyak. (ss)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: