Internasional

Setelah Menelan 2800 Korban, Saudi Hentikan Serangan di Yaman

Salafynews.com – Koalisi yang dipimpin Arab Saudi menyatakan mengakhiri operasi militer ke Yaman, Selasa (21/4). Setelah selama 27 hari membombardir berbagai wilayah negara Arab ini.

Mantan presiden Yaman Abd Rabbuh Mansur Al-Hadi menyampaikan pidato yang disiarkan televisi di Arab Saudi dalam kaitannya dengan deklarasi Riyadh mengakhiri operasi “Badai Penghancur” di Yaman.

Dalam pidatonya, Hadi meminta pejuang gerakan Ansarullah untuk menyerahkan senjata mereka dan melanjutkan dengan pembicaraan damai. Dan kemudian sepakat untuk membangun tentara nasional yang baru.

Dia juga meminta masyarakat internasional untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Yaman dan membantu proses rekonstruksi di sana.

Arab Saudi mulai agresi militer terhadap Yaman pada 26 Maret – tanpa mandat PBB – dalam upaya untuk memulihkan kekuatan untuk Mantan Presiden Mansour Hadi, yang merupakan sekutu dekat Riyadh. Menurut laporan, sekitar 2.800 orang telah tewas dalam agresi ini. (jb)

1 Comment

1 Comment

  1. Shiar Islam

    October 28, 2015 at 8:29 am

    Tindakan zalim dan diluar perikemanusiaan dari negara-negara Arab pimpinanan Kerajaan Arab Saudi terhadap Rakyat Yaman dengan membunuh beribu ribu rakyat yang tak berdosa seperti budak kecil, kaum wanita, orang tua, menghacurkan hospital, masjid, rumah-rumah penduduk dengan tujuan mengembalikan kuasa seorang peresiden pengecut yang melarikan diri dan hanya menunggu hasil perjuangan pengikutnya, sungguh diluar akhlak terpuji tidak patut ditiru. Tindakan zalim ini akan menanamkan perasaan kecewa dari seluruh pecinta Yaman, dan do’a orang yang dizalimi akan dikabulkan Allah SWT. Bala bencana yang dialami oleh Arab Saudi yang lalu belum membawa keinsafan kepada pimpinan Kerajaan Arab Saudi, tunggu saja bencana yang lebih dahsyat akan menimpa para pemimpin yang zalim dan kejam ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: