Internasional

Si Bocah Ajaib Yaman Cacat Permanen Korban Serangan Saudi

Salafynews.com, YAMAN – Seorang anak ajaib yang yang bermimpi suatu hari nanti akan dapat mengatur program angkasa untuk Yaman harus menjadi korban sehingga kehilangan kaki dan beberapa jari tangannya akibat serangan udara oleh pasukan Saudi yang menargetkan sebuah upacara pernikahan yang dihadiri olehnya, selain itu juga merenggut nyawa banyak kerabat dan menyebabkan luka bakar yang parah. (Baca 30 Warga Sipil Yaman Kembali Tewas di Pesta Pernikahan)

Menurut “DW” kejeniusan sang bocah yang bernama Abdullah Qais Sanabani ini adalah secercah harapan yang jarang adanya di negara miskin yang mengerang dibawah beban perang, namun cerita tragis yang dialaminya akan selalu segar bagi para generasi yang terus berjuang demi masa depan yang lebih baik.

Sang jenius kecil Abdullah yang berusia 15 tahun telah mampu menciptakan mobil bertenaga surya yang dapat dikendalikan dari jarak jauh dan mampu berubah fungsi menjadi kapal saat terbalik. Dia menang dalam perlombaan internasional pada tahun 2012 dan memperoleh kesempatan untuk berkunjung ke markas besar penerbangan dan antariksa nasional (NASA).

Semangat untuk terus mengasah kemampuan di tanah airnya tidak pernah surut meski hidup dibawah tekanan akibat agresi Saudi. Para kerabatnya cukup gelisah dan khawatir akan keselamatannya, paman kandungnya berkata: “sang anak sangat gemar memperbaiki hardware dan perangkat lunak berupa power bank handphone bertenanga surya ia sangat suka belajar komputer dan bahasa inggris, namun kini seluruh mimpi dan harapannya akan sangat mungkin sirna, masa depannya kini ada ditangan takdir”. (Baca O’Brien; Tuntut PBB Segera Selidiki Serangan Saudi ke Pesta Pernikahan)

Sementara pada saat Abdullah sedang mengukir kisah kesuksesannya sebuah rudal serangan Saudi mengenai sebuah upacara pernikahan salah satu saudara kandung ibunya, ia hadir bersama keluarganya di pusat Yaman pada tanggal 7 Oktober, tewas dalam serangan itu pengantin pria dan pengantin wanita, kakek-nenek dan bibinya dan dua paman serta sejumlah kerabatnya yang muda, secara keseluruhan serangan tersebut menewaskan sedikitnya 43 orang termasuk 15 anak-anak. (Baca Jet Tempur Saudi Bombardir Pesta Pernikahan, 75 Orang Tewas)

Pada saat upacara penghormatan yang diadakan untuknya dalam “Tadicks di Yaman” pada tahun 2012, pada saat itu Abdullah mengatakan: “Mimpi saya adalah berdirinya NASA di Yaman”, melalui pernyataannya itu ia hendak menekankan bahwa setiap siswa di Yaman jenius dan dapat mencapai segala sesuatu. (SFA/AM/Panorama)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: