Internasional

Tak Sanggup Hadapi Suriah, Koalisi Saudi Pindahkan ISIS Ke Yaman

SANA’A, Salafynews.com – Lebih dari 500 milisi ISIS telah diangkut dari Suriah ke Yaman melalui pesawat yang tiba dari Turki untuk melawan pemberontak Houthi. Hal ini dilaporkan seorang jenderal Suriah pada hari Selasa(27/10).

Juru bicara pasukan bersenjata Suriah, Brigadir Jendral Ali Maihub menginformasikan bahwa lebih dari 500 milisi teror ISIS telah dikirim dari Suriah menuju Yaman dengan menggunakan 4 pesawat yang tiba dari Turki pada tanggal 26 Oktober, Senin kemarin.

Menurutnya, dua pesawat yang digunakan adalah milik penerbangan Turki, kemudian satu pesawat Qatar dan satu lagi adalah pesawat UEA.

“Menurut data intelijen, 4 pesawat tiba dari Turki di bandara Aden [di Yaman] pada tanggal 26 Oktober. Dua dari mereka [pesawat] milik penerbangan Turki, satu milik penerbangan Qatar dan pesawat lain dimiliki oleh sebuah maskapai penerbangan UEA . Lebih dari 500 prajurit kelompok teroris ISIS berada di pesawat itu. Mereka diangkut dari Suriah untuk diselamatkan dari serangan udara Rusia, “ungkap Maihub.

Lebih lanjut ia menyatakan bahwa pejabat koalisi pimpinan Saudi bertemu dengan para milisi ISIS di bandara Yaman. Jendral Suriah itu mengatakan bahwa para jihadis diminta mengambil bagian dalam operasi darat melawan para pejuang Houthi.

“Para milisi (ISIS) ini bertemu dengan para pejabat dari koalisi pimpinan Saudi, yang membawa mereka keluar dari bandara [Yaman] dalam tiga kelompok. Kelompok pertama dibawa ke kota al-Bab di provinsi Mandeb, kedua dibawa ke Marib, dan ketiga dibawa ke provinsi Jizan dan Asir di Saudi,” katanya.

“Para milisi ini diharapkan untuk mengambil bagian dalam operasi darat yang sedang berlangsung di mana pasukan koalisi baru-baru ini mengalami kerugian serius dalam bentrokan dengan pejuang Houthi,” kata jenderal itu, menambahkan bahwa, berdasarkan data intelijen, transfer para milisi ISIS dari Suriah akan terus berlangsung.

“Menurut informasi yang tersedia, operasi-operasi yang bertujuan untuk memindahkan teroris ISIS dari Suriah akan berlangsung dalam waktu singkat,” tambahnya.

Ratusan teroris dari ISIS dan Front al-Nusra depan telah melarikan diri dari medan perang di Suriah setelah gelombang besar serangan militer gabungan tentara Suriah dan pasukan Hizbullah Lebanon dan serangan udara intensif dari Rusia menghancurkan posisi-posisi mereka. (Sfa/lm/fna)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: