Internasional

Tentara Bayaran Kolombia Tolak Tugas dari Emirates Untuk Perang di Yaman

23 Desember 2015,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Dilaporakan bahwa UEA pada awalnya berniat untuk mengirim 800 tentara bayaran asal Kolombia, namun mereka menerima penolakan dari para tentara itu, dimana mereka mengeluh karena sebenarnya pertempuran di Yaman tidak sesuai dengan perjanjian kontrak yang sudah disepakati bersama. Seperti dilansir oleh kantor berita Mepanorama (22/12).

Sebelumnya, UEA hendak mengirim mereka dengan cara digabungkan kedalam satuan tentara Emirat secara rahasia sehingga tidak ada satupun yang mengetahui rencana itu. Namun ternyata penugasan itu telah menyebabkan banyak dari mereka melarikan diri dan menolak tugas itu, dengan dalih bahwa kontrak awal menyebutkan bahwa mereka hanya akan ditugaskan untuk bekerja di UAE dan bukan untuk berperang melawan Negara lain. (Baca: UEA Kirim Ribuan Tentara Bayaran dari Kolombia Untuk Berperang di Yaman)

Melihat reaksi para tentara bayaran tersebut, akhirnya UEA berupaya untuk mempermanis kesepakatan kontrak baru, perjanjian baru itu mereka berperang di Yaman hanya selama 3 bulan, selain itu mereka juga diiming-imingi gaji 120 dolar US per hari diluar gaji bulanan mereka. (Baca: Tentara Gabungan Yaman Tewaskan Puluhan Tentara Bayaran Saudi dan UEA)

Sebuah sumber menyebutkan bahwa sejauh ini tak satupun dari tentara bayaran Kolombia yang terjun langsung ke medan pertempuran di Yaman, sumber itu juga menyangkal adanya beberapa laporan berita yang menyebutkan bahwa sebagian dari mereka telah tewas saat perang melawan pasukan dan pejuang rakyat yang menjadi pendukung Ansarullah Houthi. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: HEBAT.. Pejuang Yaman Hancurkan Pangkalan Militer Saudi dengan Rudal Tosca | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: