Internasional

Tentara Saudi Melarikan Diri Dari Medan Tempur Di Najran

Salafynews.com, SANAA – Tentara-tentara Saudi melarikan diri dari medan tempur karena takut harus berkonfrontasi dengan pasukan Yaman setelah pada pertempuran terakhir pasukan Yaman mendesak mereka masuk ke Saudi, jauh melewati kota perbatasan, Najran pada hari Selasa(9/6) kemarin.

Sebuah laporan menyatakan bahwa tentara Yaman telah membuat kemajuan besar dan mudah dalam pertempuran melawan pasukan Kerajaan di pegunungan Najran, memaksa mereka melarikan diri dari medan tempur .

Laporan itu juga menambahkan bahwa pasukan kerajaan Saudi itu telah meninggalkan post-post mereka di wilayah tersebut.

Kabar lain menyatakan bahwa beberapa komandan pasukan Saudi itu telah berusaha mengatur ulang pasukannya dalam formasi baru di wilayah yang jauh lebih dalam, namun gagal.

Dua tentara telah mengatakan kepada penduduk suku setempat bahwa mereka melihat rekannya ditembak oleh pejabat senior dari belakang, demi mengendalikan  kacau balaunya pasukan yang melarikan diri dari medan tempur.

Mayoritas tentara dan perwira rendah Saudi adalah dari suku Yaman ataupun dari keturunan Yaman.

Selasa pagi kemarin, pasukan Yaman telah memperingatkan tentara Saudi karena mereka berusaha menguasai kembali basis militer Jizan yang telah jatuh ke tangan Ansharullah dan pejuang suku.

13940319000683_PhotoI

Laporan tersebut menambahkan bahwa  pasukan Saudi menyerang dan berusaha menguasai basis militer di wilayah pegunungan Tawaliq, namun dipukul mundur oleh pejuang-pejuang Yaman.

Seluruh kekuatan militer Saudi termasuk 4 tank telah dihancurkan dan para tentaranya melarikan diri dalam pertempuran counterattack Yaman yang berakhir dengan sempurna.

Sebelumnya, pejuang Ansharullah Yaman telah mengambil kendali atas basis milter al-Tawalliq selama serangan balasan.

Pejuang suku Yaman dukungan Ansharullah telah melancarkan rangkaian serangan baru di kota perbatasan Saudi sebagai upaya balasan atas agresi terus menerus kepada negara tetangganya yang miskin itu.

Saudi Arabia telah membombardir Yaman selama 76 hari demi membawa sekutunya, buronan Mansour Hadi kembali berkuasa. Hingga kini serangan-serangan itu telah memakan korban jiwa sebanyak 4.367 warga sipil  yang kebanyakannya adalah wanita dan anak-anak. Menurut laporan Freedom House Foundation, kebanyakan korban jiwa dalam serangan Saudi adalah penduduk sipil dengan sejumlah besar wanita dan anak-anak. [SFA] 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: