Internasional

Ternyata Kapal Tanker Singapura Tabrak Platform Minyak Iran

Salafynews.com – Beberapa media Arab dan Barat mengklaim bahwa pasukan angkatan laut Iran mengeluarkan tembakan peringatan pada kapal tanker Alpine Eternity berbendera Singapura di Teluk Persia pada hari Kamis (14/5), yang mendorong kapal itu melarikan diri ke wilayah perairan UEA.

Menurut kantor berita  IRNA hari Jumat (15/5), channel “Al-Arabiya” Saudi, dan kantor berita Reuters serta radio Farda Amerika telah melakukan penyesatan media yang jelas melalui pemberitaan informasi dan berita yang  dibuat tanpa referensi sumber yang dapat dipercaya.

Salah satu manajer kilang gas South Pars  Habib Jadidi dalam klarifikasinya terhadap  isu yang berkembang menyatakan kapal tanker berbendera Singapura, pagi (23/4) lalu, menabrak  platform minyak  Iran dan menyebabkan  kerugian besar. Hal itu mendorong Iran meminta negara-negara tetangga di selatan Teluk Persia untuk bekerja sama dengan Teheran menahan kapal dan mengirimnya ke Iran.

Jadidi dalam sebuah wawancara dengan kantor berita, Shana yang berafiliasi ke  Kementerian Minyak Iran mengatakan,  “Kapal milik perusahaan Trans Petrol Norwegia mencoba keluar dari daerah itu tanpa pembayaran kompensasi yang timbul dari kecelakaan, padahal telah diajukan pengaduan di depan peradilan Iran untuk mendapatkan kompensasi.”

Ia menambahkan, “Kapal tanker Norwegia berbendera Singapura yang sarat dengan bahan bakar berangkat dari pelabuhan Bahrain pukul tiga dinihari pada 23 Maret 2015 dan melenceng dari jalurnya 25 hingga 30 mil lalu menabrak platform 13A kilang South Pars.”

Jadidi menekankan bahwa platform memiliki ketinggian 10 meter dari permukaan air dan ada lampu dan tanda-tanda peringatan serta tertera pada peta Internasional.

Ia melanjutkan: “Pengacara perusahaan Norwegia  menyatakan bahwa ia telah memperingatkan kapten kapal terhadap bahaya tabrakan dengan  platform minyak, tapi kelalaian dan ketidakpedulian kapten berkontribusi terhadap kecelakaan ini.”

Jadidi menekankan bahwa kerugian yang diderita oleh platform 13A mencapai $ 300 juta dan telah dilaporkan kepada pengacara perusahaan Norwegia dan perusahaan asuransi pemilik kapal, tapi sejauh ini belum memberikan kompensasi apapun.

Ia menjelaskan bahwa insiden tersebut menyebabkan paparan sumur yang berhubungan dengan platform dan bersambung dengan gudang gas berisiko besar, dan jika kerusakan ini tidak segera diperbaiki , akan menyebabkan kebocoran gas yang akan berakibat munculnya pencemaran laut yang serius.

Sebelumnya sebagian media Barat dan Arab seperti channel “Al-Arabiya” Saudi, dan kantor berita Reuters serta radio Farda Amerika telah melakukan penyesatan media yang jelas melalui pemberitaan informasi,  dan berita yang  dibuat tanpa referensi sumber yang dapat dipercaya. (ss)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: