Internasional

Terus Serang Yaman, Saudi Tak Gubris Kritikan

08 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, SANA’A – Dalam beberapa hari terakhir, Pasukan Saudi telah meningkatkan agresi biadabnya terhadap rakyat Yaman. Kerajaan itu menargetkan fasilitas sipil dan infrastruktur umum, dengan  terang-terangan melanggar hukum internasional. (Baca: Perang Yaman dan Kebohongan Media Timur Tengah)

Agresi Saudi dan Diamnya PBB

Al-Masdar News melaporkan Senin (07/03), Jet-jet tempur koalisi Saudi itu menargetkan tangki penampungan air dan pompa saluran air di Gubernuran Hajjah yang terletak hampir 123 km dari ibukota Sana’a. Di Sa’dah dan Ma’rib, sejumlah warga sipil telah tewas dan terluka, dan fasilitas mereka hancur lebur akibat serangan jet-jet  tempur Saudi yang menghantam wilayah berpenghuni warga sipil tak bersenjata itu.

Agresi koalisi Saudi bukan hanya telah menewaskan, melukai dan mengakibatkan  puluhan ribu warga Yaman mengungsi, namun agresi juga menghancurkan peternakan di ibukota Sana’a begitu juga dengan fasilitas lain yang digunakan oleh warYamanga sipil. (Baca: Pangeran Saudi Bongkar Rahasia Soal Perang Yaman)

Eskalasi serangan Arab Saudi ke Yaman dan blokade total negara ini oleh rezim Al Saud terjadi di saat organisasi internasional khususnya Ban Ki moon secara pribadi berulang kali menekankan diakhirinya serangan ke Yaman dan memperingatkan dampak dari berlanjutnya agresi tersebut.

Menurut keterangan pejabat Yaman, pasca resistensi rakyat dan pasukan Yaman melawan agresor Arab Saudi dan pendukung regionalnya, koalisi Arab mulai menarget infrastruktur air, listrik, rumah sakit dan transportasi negara ini, namun rakyat Yaman dengan menanggung seluruh kesulitan ini tetap melanjutkan perjuangan mereka dan meraih banyak kemenangan. (Baca: Amnesty Internasional Desak PBB Selidiki Kejahatan Perang Di Yaman)

Arab Saudi sejak 26 Maret 2015 dengan dukungan Amerika Serikat dan sejumlah negara Arab mulai melancarkan serangan ke Yaman. Akibat agresi brutal tersebut, hingga kini ribuan rakyat Yaman termasuk perempuan dan anak-anak tewas atau terluka serta 80 persen infrastruktur negara ini hancur. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: