Amerika

Topan Matthew Menuju Florida, Obama Umumkan Keadaan Darurat

Sabtu, 08 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, FLORIDA – Topan Matthew yang telah menerjang Haiti dan Kuba bergerak mendekati Florida, Georgia, South Carolina dan North Carolina yang ada di Amerika Serikat. KJRI New York meminta WNI waspada.

Dalam rilis KJRI New York, Jumat (7/10/2016), KJRI New York mengimbau diaspora dan WNI yang bermukim di negara bagian dan kota-kota yang diperkirakan dilalui Topan Matthew agar terus meningkatkan kewaspadaannya, serta memantau ramalan cuaca, dan peringatan-peringatan bahaya yang disampaikan oleh instansi yang berwenang.

Warga yang tinggal di wilayah yang masuk kategori wajib evakuasi agar mematuhi perintah pihak berwenang. Bagi warga yang tidak diwajibkan evakuasi, agar mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti menyiapkan persediaan air dan makanan. Jika terjadi pemadaman listrik maka harus menggunakan generator. Generator harus terletak di luar ruangan atau di ruangan dengan ventilasi serta hindari bepergian hingga keadaan aman.

Bagi WNI yang ingin mendapatkan informasi silakan menghubungi hotline KJRI New York dengan nomor telepon +13478069279. Seperti dilansir Reuters, empat orang tewas di Republik Dominika dan lebih dari 300 orang lainnya tewas di Haiti.

Kini, topan itu bergerak ke arah Florida, Georgia, South Carolina dan North Carolina. Lebih dari 1,5 juta warga diperintahkan mengungsi dari pantai tenggara AS.

Keadaan Darurat

Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengumumkan keadaan darurat di negara bagian Florida seiring Topan Matthew mengarah ke wilayah tersebut.

Obama mengatakan seperti dilansir NBC, Jumat (7/10/2016), Topan Matthew merupakan “badai yang serius, dan kami ingin semua orang juga menanggapinya dengan sangat serius.” Obama memerintahkan Departemen Keamanan Dalam Negeri dan Badan Manajemen Darurat Federal (FEMA) unyuk mengkoordinir upaya-upaya untuk meringankan penderitaan yang ditimbulkan akibat topan.

Keadaan darurat ini diumumkan untuk membantu badan-badan darurat melindungi warga dan meringankan ancaman badai tersebut. Gubernur Florida Rick Scott pun mengingatkan sekitar 8 juta warga di negara bagian tersebut untuk bersiap menghadapi topan mematikan ini.

“Semua orang di negara bagian kita sekarang harus bersiap untuk diterjang langsung,” ujar Scott dalam konferensi pers. “Jika Matthew langsung menerjang Florida, kehancurannya bisa sangat besar dan Anda perlu bersiap,” imbuhnya.

Selain Florida, berdasarkan perkiraan, topan dahsyat tersebut juga bisa berdampak di wilayah-wilayah AS lainnya seperti South Carolina, North Carolina dan Georgia.

Topan Matthew ini telah menewaskan lebih dari 300 orang di Haiti. Kebanyakan korban tewas karena tertimpa pohon, terkena serpihan dan tenggelam akibat meluapnya sungai-sungai ketika Matthew menghantam dengan membawa kecepatan angin 230 kilometer per jam pada Selasa, 4 Oktober lalu.

Kebanyakan korban jiwa terjadi di kota-kota dan desa-desa nelayan di sekitar semenanjung Tiburon, salah satu wilayah paling indah di Haiti. Topan ini menghantam langsung semenanjung tersebut dan menghancurkan rumah-rumah penduduk pada Senin (3/10) dan Selasa (4/10) lalu. (SFA)

Sumber: Koran Rakyat

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: