Internasional

Tragedi Mina, 3 WNI Meninggal dan 1 Orang Kritis

Salafynews.com, MINA – Sunarko, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Indonesia (KBRI) di Riyadh menegaskan bahwa korban tragedi  Mina yang berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) sejumlah empat orang. Satu orang kondisinya kritis sedangkan tiga orang lainnya meninggal dunia. (Baca Ini Penyebab Tragedi Mekkah, Saudi Tutup Dua Jalan Menuju Mina)

Informasi terkait identitas dan kondisi korban diterimanya setelah ia dan Menteri Agama serta Dirjen Haji melakukan kunjungan ke rumah sakit Al Jisr di  Mina. Rumah sakit tersebut menjadi tempat dirawat atau disemayamkannya WNI yang meninggal dunia dalam insiden  Mina.

Hingga pukul 16.00 waktu Arab Saudi, hasil identifikasi tiga WNI Jemaah haji yang meninggal dunia akibat tragedi  Mina adalah Hamid Atuwi (laki-laki asal Surabaya); Saiyah (perempuan asal batam); satu lagi Jemaah laki-laki tetapi belum diketahui namanya. Disebabkan pria ini tidak menggunakan gelang identitas di tangan. Tetapi dia diketahui berasal dari Probolinggo.

Dari data korban di atas akan di cek lebih lanjut di data haji. Sedangkan satu korban yang saat ini sedang kritis tengah dirawat di RS Annur Makkah. Keterangan ini disampaikan oleh Sunarko secara tertulis.

Tragedi Mina Menewaskan 3 WNI dan 1 dalam kondisi Kritis, Inilah Penyebabnya, hingga saat ini diketahui jumlah total korban meninggal dunia akibat tragedi Mina yaitu 1.300 orang. Sedangkan jumlah korban luka sejumlah 2000 orang. Pemerintah Saudi hingga kini masih belum menyampaikan keterangan resmi terkait tragedi  Mina yang telah terjadi.

Sementara itu Kepala Organisasi Haji Iran, Said Ohadi menyebutkan bahwa beberapa jalur di  Mina yang ditutup menyebabkan tragedi  Mina. Yang mana tragedy tersebut menewaskan ratusan Jemaah haji. Dari lima jalur hanya tiga jalur yang dibuka.

Penutupan jalur tanpa disertai alasan menunjukkan bahwa pemerintah Arab Saudi sudah melupakan keselamatan para jamaah.

Atas tragedi Mina yang terjadi, Ohadi menuntut pemerintah Arab Saudi untuk bertanggung jawab. Menurutnya tragedi Mina ini terjadi karena pemerintah Arab Saudi salah mengurus dan kurang memperhatikan keselamatan Jemaah.

Penutupan dua jalur ini juga diprediksi menjadi penyebab rombongan haji asal Indonesia yang melewati jalan Arab 204 untuk menuju lokasi lempar jumrah. Sebenarnya jalan Arab 204 bukan jalan yang dipakai Jemaah haji Asal Indonesia. (SFA/MM/smeaker)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: