Afrika

Tunisia Bangkit dari Kehancuran Pasca Revolusi

Jum’at, 2 September 2016

SALAFYNEWS.COM, TUNISIA – Apa yang terjadi pada Tunisia setelah revolusi? Sayang sedikit sekali orang yang mau berbicara soal Tunisia setelah revolusi yang mengetahui kebenaran yang terjadi dan seluk beluk nya. Ada yang mencoba menganalis tapi mereka tidak tahu yang sebenarnya terjadi, ada di antara mereka yang mengaku mengetahui kebenaran tapi mereka salah dalam analisnya, dan ada juga sekelompok orang yang bersekongkol atas Tunisia termasuk diantaranya Al Jazeera, dan beberapa media mainstream serta saluran kolonialisme Perancis.

Untuk memahami apa yang sedang terjadi di Tunisia, kita harus mencoba memahami apa yang terjadi pada saat Ben Ali berkuasa dan apa yang terjadi pasca revolusi. Presiden Ben Ali telah banyak membuat prestasi di segala bidang, akan tetapi “keluarga” mengambil alih kekuasaan dan kepemimpinan, hingga terjadilah korupsi dari menteri sampai ke staf junior. Sementara, untuk mengendalikan sendi perekonomian negara, semua infestor baik dari dalam maupun luar negeri yang masuk harus membayar upeti atau berbagi keuntungan dengan anggota “keluarga” pada setiap proyeknya. Inilah ringkas cerita Ben Ali dan apa yang diwariskannya.

Pasca revolusi, kelompok Ikhwanul Muslimin berkuasa dan menjarah kas Negara sebagai kompensasi atas pembunuhan yang terjadi serta memberikan ijin nasionalisasi kelompok teroris sehingga mendorong negara menambah anggaran untuk pembeliaan senjata, hingga berimbas pada penurunan pariwisata akibat situasi keamanan yang tidak kondusif dan terhentinya export tambang akibat tuntutan sosial semrawut.

Munculnya partai An-Nida’ di Tunis, dan kemenangan Beji Caid el Sebsi dalam pemilu setelah jatuhnya partai An-Nahdha adalah hasil penolakan masyarakat yang mirip dengan hasil revolusi. Pemerintahan Habib Essid mendapati kas Negara yang benar-benar kosong dan perekonomian yang terperosok, penonaktifan persatuan serikat buruh dengan alasan yang tidak jelas, serta tuntutan sosial yang tidak berhenti karena beberapa opurtunistik dan beberapa pihak seperti kelompok masyarakat, kelompok Muhammad Marzuqi mantan presiden sementara  yang merebut kursi perdana menteri untuk memprovokasi orang dan menyebarkan rumor jahat untuk investasi politik dalm menggulingkan pemerintah.

Selain itu munculnya pemimpin Nidaiyah dalam penggulingan pemerintah untuk mencari kedudukan dalam pemerintahan. Oleh karena itu, pemerintah terguling yang tidak tegas dan kegagalan dalam mencapai keuntungan yang mendesak yang bisa meredakan suasana hati rakyat dan menimbulkan harapan di hati para pemuda yang menganggur, serta menyadarkan pada mereka tidak ada tempat untuk memberontak, maka presiden bergegas untuk menyerukan pembentukan pemerintahan bersatu untuk menyelamatkan apa yang masih bisa diselamatkan dan itu adalah pemerintahan yang dipimpin oleh Yusuf Syahid.

Kami mendengar bahwa presiden disebut-sebut sebagai saksi kehancuran Tunisia, ini adalah spekulasi yang controversial, karena membutuhkan banyak klarifikasi. Kasus korupsi adalah sesuatu yang tidak dapat diperbaiki. Pada saat ini pemerintahan mana yang mampu melawan korupsi dan menghancurkannya. Akan tetapi sebagai ganti dari hal itu pasca revolusi, Tunisia mampu merealisasikan beberapa hal penting yang tidak mampu dicapai negara arab manapun di masa depan, yang terpenting dari hal itu Tunisia mampu keluar dari lubang kehancuran.

Kedua, meskipun melemahnya sistem, administrasi tetap beroperasi dan memberikan pelayanan yang baik semaksimal mungkin. Ketiga ada kebebasan berekspresi yang belum pernah ada di dunia arab sebelumnya, ada parlemen yang berperan aktif dalam pemerintahan Keempat keberhasilan dalam menciptakan keamanan yang sangat jelas terlihat dan ini merupakan prestasi besar dan mukjizat bagi mereka yang tahu bagaimana keamanan kembali bangkit dan bagaimana melaksanakan institusi aparatur negara. Kelima pemerintah berhasil menekan harga yang tak terkendali pada era kebangkitan mencapai harga yang fantastis yang tidak terbayangkan bahkan di negara-negara yang memang meiliki harga jual paling mahal sekalipun.

Keenam, keberhasilan diplomasi Tunisia dalam pemulihan kedaulatannya yang telah dinodai oleh presiden sebelumnya dengan memutuskan hubungan diplomasi dengan suriah. Ketujuh, menertibkan perbatasan dengan Libya dengan efektif setelah pembentukan isolator cover dan mengembangkan rencana darurat untuk keamanan. Kedelapan, menghimpun gerakan kebangkitan dan memaksa mereka untuk meninggalkan proyek pembentukan negara khilafah dan ini tercermin dalam konfrensi yang kesepuluh yang mengabaikan gugatan untuk kepentingan politik. Ini merupakan langkah yang tidak terduga yang menjunjung perdamaian sosial dengan menjauhkan beberapa mesjid dari perannya yang lalu yang selalu menebarkan budaya mengkafirkan dan kebencian.

Sembilan, membentuk negara kesatuan yang menyatukan seluruh kelompok politik dan ini  merupakan sebuah prestasi yang belum pernah terjadi di negara-negara arab sebelumnya. Sepuluh, menetapkan prinsip pertukaran kekuasaan secara damai, baik di tingkat pemerintah maupun tingkat presiden. Oleh karena itu ringkasnya Tunisia mampu mewujudkan lompatan kuantum politik yang mengesankan.

Tinggallah isu melawan korupsi, apakah presiden menyaksikan kehancuran ini?? Untuk menanggapi orang-orang yang pesimis, kami menekankan bahwa pemerintahan sayid Yusuf Syahid akan menjadi prestasi untuk  kepentingan kualitas daerah tertinggal. Kami menekankan bahwa pembentukan keamanan dan militer akan memiliki peran aktif dalam pemberantasan terorisme, yang menetapkan Ben Guerdane tidak memiliki tempat di Tunisia.

Kami menekankan bahwa pariwisata Tunisia dan produksi fosfat serta sektor ekspor  luar negeri akan membentuk awal kemajuan pada situasi ekonomi. Ini menegaskan bahwa rekonsiliasi ekonomi akan memiliki dampak yang sangat positif pada iklim investasi, dan kami yakin bahwa elemen masyarakat Tunisia akan menghasilkan beberapa prestasi yang mampu meningkatkan perdamaian sosial.

Yang membuat semua orang yakin bahwa bangsa Tunisia memiliki kemampuan yang berbeda dan kematangan politik serta pemahaman yang mendalam pada masa-masa transisi hingga mampu membuatnya tidak tergelincir ke jurang kehancuran. Dan kami tegaskan di akhir pembahasan ini bahwa dengan mengumpulkan semua unsur unsur  yang cukup untuk meningkatkan pemberantasan korupsi setelah membentuk Komisi Nasional dan pemerintah yang berkomitmen untuk membuat undang undang anti korupsi dan melaksanakannya, saya mengatakan hal ini dengan penuh percaya diri sebagai jawaban bagi setiap  penanya dan orang orang yang pesimis. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: