Nasional

Tuti, Wanita Hamil Kurir Narkoba Internasional Divonis Seumur Hidup

Ilustrasi Sabu

Ilustrasi Sabu

Sleman, Salafynews.com – Vonis hukuman penjara seumur hidup dan denda Rp1 miliar diputuskan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sleman terhadap Tuti Herawati terdakwa kurir penyelundup narkoba jenis sabu, Jumat (29/05).

Sedangkan satu rekan terdakwa yakni Jumidah divonis hukuman penjara selama 20 tahun dan denda Rp1 miliar.

Putusan Majelis Hakim ini lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut ke dua terdakwa dengan hukuman mati.

Tuti Herawati dan Jumidah tertangkap di Bandara Adi Sucipto pada 29 Desember 2014. Dari tas yang dibawa keduanya, pihak Bea dan Cukai mengamankan metafetamine seberat 2.102 gram dan 1.923 gram senilai Rp4 miliar.

“Dari keterangan saksi dan barang bukti yang dihadirkan dalam persidangan, ke dua terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat (2) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” katanya.

Ia mengatakan, majelis hakim memberikan putusan yang lebih ringan dari tuntutan JPU karena alasan kemanusiaan.

“Pertimbangan yang meringankan terdakwa (Tuti) yaitu karena terdakwa bersikap sopan selama persidangan dan sekarang sedang hamil 5 bulan. Dia dihamili oleh Dani warga Nigeria yang menyuruhnya mengambil barang di Guangzou, China.

Seusai persidangan kuasa hukum kedua terdakwa Adnan Pambudi menyatakan tidak puas dan sangat menyayangkan putusan majelis hakim, karena sesungguhnya ke dua terdakwa hanya korban mafia narkoba internasional.

“Seharusnya klien kami dibebaskan dari segala hukuman, karena mereka hanya korban dari mafia narkoba. Pemerintah dalam hal ini penegak hukum harus dapat mengungkap dan memberantas jaringan mafia narkoba dan bukan menghukum kurirnya,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: