Internasional

UEA Kirim Ribuan Tentara Bayaran dari Kolombia Untuk Berperang di Yaman

26 November 2015

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Surat kabar Amerika “New York Times” mengungkap bahwa UEA secara diam-diam telah mengirim ratusan tentara bayaran asal kolombia sebagai ganti dari kekuatan militernya sendiri untuk berperang di Yaman.

Surat kabar itu dalam laporannya yang diterbitkan, Rabu (25/11), mengatakan bahwa ini adalah pertama kalinya UEA melaksanakan proses pengiriman tentara bayaran asing yang telah dibangun dan dilatih di padang gurun selama 5 tahun terakhir.

Program tersebut dikelola oleh sebuah perusahaan khusus yang terkait dengan Erik Dean Prince pemilik dan pendiri Blackwater Worldwide USA yang merupakan bekas tentara laut SEAL, akan tapi orang-orang yang terlibat dalam proyek ini mengatakan bahwa peran mereka telah berakhir beberapa tahun yang lalu dan sejak saat itu dijalankan oleh tentara UEA.

Surat kabar itu menyebutkan bahwa kedatangan 450 tentara dari Amerika Latin – termasuk juga tentara dari Panama, El Salvador dan Chile – memberikan kontribusi untuk meningkatkan kekacauan di Yaman.

Salah satu anggota senior di Dewan Atlantik mengatakan “Tentara bayaran menjadi sebuah pilihan yang menarik bagi negara-negara kaya yang menginginkan peperangan tanpa melibatkan warganya”

Dilaporkan bahwa pasukan Kolombia yang sekarang berada di Yaman dipilih dari brigade yang terdiri dari sekitar 1.800 tentara Amerika Latin yang sebelumnya telah dilatih di pangkalan militer UEA, mereka dibangunkan di tengah malam dan langsung dikerahkan di Yaman pada bulan lalu, disebutkan bahwa mereka yang terpilih adalah mereka yang telah dilatih untuk menggunakan peluncur bom dan kendaraan militer.

Surat kabar itu mengatakan bahwa para pejabat Uni Emirat Arab tertarik untuk merekrut tentara bayaran khususnya yang berasal dari Kolombia, karena mereka dianggap memiliki pengalaman yang cukup dalam perang gerilya.

Selain itu, sebuah laporan PBB baru-baru ini menyebutkan bahwa sekitar 400 tentara Eritrea juga telah dikirim guna bergabung dengan tentara Emirat di Yaman, dan itu merupakan pelanggaran terhadap keputusan PBB yang membatasi kegiatan militer Eritrea.

Surat kabar itu juga menunjukkan bahwa kehadiran tentara bayaran dari Amerika Latin adalah rahasia resmi di pemerintahan UAE, dimana pemerintah tidak secara terbuka menyatakan tentang pengiriman mereka ke Yaman. Selain itu disebutkan bahwa Yousef Al Otaiba selaku Duta Besar UEA di Washington menolak untuk mengomentari masalah ini saat ditanya prihal tersebut. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Tentara Bayaran Kolombia Tolak Perang di Yaman | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: