Internasional

Ulama Lebanon Kompak Kutuk Pembantaian Saudi-AS Kepada Warga Muslim di Yaman

Selasa, 11 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, LEBANON – Para ulama Lebanon mengutuk serangan yang dilakukan Arab Saudi pada upacara pemakaman Ar-Rowaishan di selatan Sana’a yang telah mengakibatkan ratusan orang tewas dan terluka. Dewan ulama Lebanon mengecam keras serangan brutal yang dilancarkan Saudi ke Yaman. (Baca: The Independent Bongkar Biro Iklan AS 80 Tahun Tutupi Kejahatan Saudi dan Amerika)

Sementara itu, Wakil Sekjen Dewan Ulama Islam, Sheikh Abdul Amir Qabalan mengecam pembantaian yang menargetkan para pelayat di Sana’a, yang menyebabkan ratusan korban tewas dan terluka dalam aksi teror Saudi yang disaksikan dan didengar oleh dunia yang selama ini bungkam atas kejahatan perang Saudi di Yaman.

Ia mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Pembantaian yang menyasar warga sipil yang tak berdosa seharusnya menampar Dewan Keamanan PBB dan organisasi kemanusiaan serta lembaga penuntut HAM Internasional agar memikul tanggung jawab mereka dan mengutuk pembantaian tersebut serta menghukum para pelaku dan memasukkan mereka ke dalam daftar hitam sebagai penjahat perang dan menuntut mereka di hadapan Mahkamah Internasional untuk mengungkap pelaku dan provokatornya serta memberikan hukuman yang sesuai agar menjadi pelajaran bagi yang lain”.

Ketua Dewan Persatuan Ulama Perlawanan, Sheikh Maher Hammoud mengecam pembantaian keji yang dilakukan oleh rezim Saudi terhadap warga sipil yang tidak bersalah di Sana’a. Ia juga mengatakan, “mereka yang menyerang upacara pemakaman secara brutal dan membabi buta tidak tahu kemana harus melarikan diri”. (Baca: 5 Alasan Monarki Wahabi Saudi Lakukan Kejahatan Terhadap Yaman)

Sheikh Hammoud bertanya-tanya, “kenapa mereka memilih hal yang bertentangan dengan al-Qur’an?” Ia juga menambahkan, “Orang-orang ini telah mengesampingkan al-Qur’an dan bersandar dengan AS serta barat”. Dengan nada tanya Sheikh Hammoud berkata, “sampai kapan mereka terus merangkak dengan hina ke arah Israel dan AS, dan sampai kapan mereka bersandar kepada AS yang telah menghina umat Islam berkali-kali”.

Ulama Lebanon Kecam Kebrutalan Saudi di Yaman

Sheikh Hammod mengatakan bahwa kelompok perlawanan Lebanon, Palestina, Suriah dan kelompok-kelompok yang  mampu memerangi kelompok-kelompok ekstrimis dan kelompok pejuang di Irak yang berusaha untuk membebaskan Mosul, hendaknya kelompok-kelompok seperti ini ada di seluruh dunia.

Sheikh Hammoud mengatakan, “Janji Allah akan terwujud dengan adanya pahlawan-pahlawan di selatan Lebanon, Gaza dan kelompok perjuangan yang telah dituduh dengan sifat-sifat yang buruk oleh sebagian ahli fisafat dan ahli hukum Islam karena kebodohan mereka terhadap sejarah”. Ia juga mengatakan bahwa kelompok yang sedikit ini akan mepermalukan Israel dan AS berkali-kali dengan izin Allah. di bawah kepemimpinan Hassan Nasrullah dan para pahlawan yang tidak dikenal. (Baca: Houthi: Amerika, Israel Tuan, Saudi dan Teroris Adalah Budak Kejahatan)

Sementara itu ketua organisasi “Qouluna wal Amal”, Syeikh Qattan mengutuk keras kejahatan yang dilakukan Arab Saudi yang berulang kali terhadap warga sipil yang tertindas di Yaman dan pembantaian mengerikan yang terjadi baru-baru ini di Sana’a, sebenarnya hal ini telah menunjukkan kepada kita akan kegagalan Saudi-AS dalam mewujudkan tujuan mereka di Yaman. Atas dasar inilah mereka melakukan pembantaian massal untuk meraih kemenangan yang mereka inginkan dengan menumpahkan darah-darah orang yang tak berdosa di Yaman.

Sheikh Qattan mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Kami sangat mengutuk agresi koalisi Saudi di Yaman dan pembantaian mengerikan yang merenggut lebih dari 700 nyawa dan korban terluka dari kalangan sipil. Dan kami meminta pada masyarakat internasional dan asosiasi serta organisasi HAM untuk memiliki sikap kemanusiaan melawan koalisi kriminal dan pembunuh masyarakat Yaman yang tak berdosa, dan kami juga menyerukan pada masyarakat Arab dan Islam secara umum dan para ulama untuk kembali ke agama mereka dan menegakkan kembali kalimat haq di hadapan penguasa yang zalim dan menghentikan lisan-lisan mereka dari menghasut dan mengadu domba antara kelompok-kelompok dan madzhab”. (Baca: “ISLAM” Saudi Rasa Israel)

Sementara terkait “gerakan umat” dalam penjelasannya, ia mengatakan bawah serangan Saudi yang  menargetkan upacara pemakaman adalah agresi terhadap warga yang tak bersalah dan tak berdaya, dan menuntut organisasi Internasional dan regional untuk menggalang solidaritas yang luas terhadap warga-warga yang tertindas di Yaman, yang saat ini telah menjadi korban pembantaian sangat keji Saudi. Hal ini menunjukkan eskalasi kejahatan agresi Saudi di Yaman sebagai akibat kegagalan “mematahkan keinginan rakyat Yaman” yang mana gerakan bangsa ini menyatakan rasa simpati yang tulus kepada keluarga korban yang meninggal dan mendoakan agar Allah segera memberikan kesembuhan kepada korban yang terluka. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Presiden Lebanon Desak Zona Aman bagi Imigran dalam Koordinasi Suriah | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: