Afrika

UNICEF dan Milisi Anti-Balaka Afrika Sepakat Bebaskan Ratusan Budak Anak

Salafynews.com, BANGUI, AFRIKA –  Sebuah badan PBB melaporkan bahwa sekelompok milisi di Republik Afrika Tengah pada hari Jum’at (28/8) kemarin telah membebaskan 163 anak yang mereka perbudak, sebagai bagian dari pemenuhan janji yang telah dibuat dalam kesepakatan yang ditengahi PBB.

Anak-anak yang dibebaskan milisi kristen anti-Balaka itu diperkirakan adalah bagian kecil saja, mereka menculik anak-anak sekitar 6000 untuk diperbudak dan dipaksa untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan orang dewasa, seperti memasak, mencuci, bahkan hingga menjadi prajurit-prajurit di medan tempur.

Milisi anti-Balaka itu sendiri diyakini masih menahan lebih banyak anak-anak, sebagaimana kelompok-kelompok bersenjata lain di kedua sisi kelompok yang tengah berkonflik di negara tersebut.

“Hal ini mengungkapkan bahwa proses pelaksanaan komitmen yang dibuat oleh para ketua kelompok-kelompok tersebut sebagai bagian dari upaya damai dan proses rekonsiliasi, saat ini tengah berjalan,” ungkap Mohamed Malick dari badan PBB untuk anak, UNICEF yang sebagai fasilitator pembebasan itu di utara kota Batangafo.

Ia menambahkan bahwa ratusan anak-anak diharapkan akan menyusul untuk dibebaskan sebelum akhir tahun ini. Lebih dari 350 anak telah dibebaskan pada bulan Mei.

Kekerasan telah melanda negara bekas koloni Prancis itu sejak Maret 2013, ketika pemberontak Seleka, yang sebagian besar muslim, merebut kekuasaan. Kelompok Kristen, yang dikenal sebagai anti-Balaka, melakukan serangan balasan dan mengusir ribuan muslim dari selatan.

Ribuan orang diperkirakan tewas, beberapa dengan cara disiksa dan digantung, dan sekitar satu juta orang telah mengungsi untuk menghindari pertempuran.

Dalam kesepakatan pembebasan anak-anak tersebut, sepuluh kelompok bersenjata telah setuju melakukan perjanjian damai, yang mengharuskan mereka melucuti senjata dan menghadapi pengadilan atas kejahatan perang.

Pemimpin sementara Republik Afrika Tengah, Catherine Samba-Panza, berencana menggelar pemilihan umum pada akhir tahun ini dengan dukungan dari Prancis dan misi penjaga perdamaian PBB. (SFA/LM/Reuters)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: