Fokus

Wahabi Otak Bom Bunuh Diri di Seluruh Dunia

Salafynews.com – Pengeboman-pengeboman makin marak dilakukan oleh penganut Wahabi dan gerakan radikal, yang mengatasnamakan “Jihadis” tapi itu hanyalah bualan mereka belaka. Saat ini para kaum Wahabi ingin mengadu domba antara Sunnah dengan Syiah, Jihadis melaukan pengeboman saat muslimin melakukan shalat Jum’at mereka melakukan pengeboman seakan-akan dapat mandat Jihad dari Tuhan.

Kejahatan tidak boleh didiamkan. Kita menolak dan mengutuk segala bentuk kejahatan dan kezaliman kepada sesama manusia bahkan terhadap seluruh makhluk.


10959411_804441169611060_7086920576652223999_radikalisme_Wahabi

Apa pun agama, mazhab, suku, bangsa dan golongannya setiap orang berhak hidup damai dengan kebebasannya yang telah dikaruniakan Allah atasnya. Iblis saja dikabulkan doanya untuk hidup selamanya. Bagaimana pula kita membenarkan pembunuhan sesama anak Adam yang memang diciptakan dengan keragaman agama dan suku bangsa.

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَآمَنَ مَنْ فِي الْأَرْضِ كُلُّهُمْ جَمِيعًا ۚ أَفَأَنْتَ تُكْرِهُ النَّاسَ حَتَّىٰ يَكُونُوا مُؤْمِنِينَ

Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya?

Dunia Timur adalah tempat bermukimnya pengikut-pengikut agama-agama dan berbagai mazhab. Sebuah kebanggaan sejak dulu bahwa masuknya Islam ke kawasan Asia Timur adalah melalui jalur perdamaian, persahabatan dan kekeluargaan bukan melalui kekerasan dan pemaksaan. Namun sangat disayangkan beberapa tahun terakhir gerakan radikal Wahabi dan Salafy takfiri datang tidak membawa hadiah bagi kawasan tersebut kecuali kekerasan dan kebencian mazhab.

Berikut adalah Daftar Panjang Pengeboman oleh penganut Wahabi yang terjadi di Indonesia dalam Tempo 25 Tahun Terakhir (1984 sampai 2009) dan 2011.

4 Oktober 1984

Lokasi : Bank Central Asia di Jl. Gajah Mada, Bank CentralAsia di Jl.Pacenongan, serta jembatan Glodok. Jakarta Korban : 2 tewas dan 7 luka.

14 Mei 1986

Lokasi : Wisma Metropolitan di Jl. Sudirman, Hotel President di Jl. Thamrin, Pekan Raya Jakarta.

Korban : Tak ada laporan.

18 Januari 1998

Lokasi : Rumah Susun Tanah Tinggi Jakarta. Tidak ada korban Pelaku : Agus Priyono, Jenis bom : rakitan

11 Desember 1998

Lokasi : Plaza Atrium Senen Jakarta. Tidak ada laporan korban.

28 Mei 2000

Lokasi : bom di GKPI Medan.

4 Juli 2000

Lokasi : Gedung Bundar Kejaksaan Agung Jakarta Tidak ada korban. Pelaku : Said Adnan (buron), Jenis bom : rakitan dari nitrat, minyak tanah, dan TNT.

22 Juli 2000

Lokasi : bom Gereja Santa Anna Jakarta.

1 Agustus 2000

Lokasi : kediaman Dubes Filipina Leonides T. Caday, Jl. Imam Bonjol, Menteng Jakarta. Korban: 2 tewas, 21 luka-luka Jenis bom: TNT

20 Agustus 2000

Lokasi : bom di depan GKII Medan,pelaku: buron

27 Agustus 2000

Lokasi : halaman Kedubes Malaysia, Jl. Rasuna Said, Kuningan Jakarta, Tidak ada korban Pelaku : Iwan Setiawan alias Husen (penjara 6 tahun 4bulan) dan Saifan Nurdin (penjara 6 tahun 4 bulan), M.Mudin (8 tahun)

Jenis bom : granat tangan, TNT

14 O ktober 2000

Lokasi : bom di perusahaan tambang PT New Month, Sumbawa

12 November 2000

Lokasi : bom di gedung ISTP Dharma Agung Medan.

24 Desember 2000

tercatat 24 kasus pengeboman mulai dari Medan sampai Mataram, kecuali Jawa Tengah dan DIY yang tersebar dalam 15 kota, antara lain : Medan, Batam, Pekan baru, Jakarta, Bandung, Sukabumi, Pangandaran, Mojokerto, Jawa Timur, dan NTB.

Rangkaian ledakan bom pada malam Natal di Jakarta dan berbagai tempat lain yang menyebabkan 17 tewas dan sekitar 100 orang cidera.

Khusus Bom Natal

Jakarta : Pukul 19.50 : Gereja Koinonia, Jl Matraman Raya, Jakarta Timur ; 3 luka. Pukul 20.30 : Gereja Anglikan, Jl Arif Rahman Hakim, Jakarta Pusat.

Pukul 20.45 : Gereja Oikumene, Halim PK, Jakarta Timur.

Pukul21.00 : Gereja Katedral, Jakarta Pusat ; 5 luka

Pukul 21.00 : Gereja Santo Yosef Jl Matraman Raya, Jakarta Timur ; 3 meninggal, 8 luka

Pukul 21.10 : Jl Menteng Raya, dekat Gereja Kanisius, Jakarta Pusat.

25 Desember 2000

Lokasi : bom di rumah pendeta L I Manson, Medan.

13 Maret 2001

Lokasi : RS Saint Carolus, Jakarta Pusat Keterangan : Dalam penyelidikan polisi.

17 Maret 2001

Lokasi : Jembatan kereta api Cisadane, Serpong, Tangerang.

18 April 2001

Lokasi: Jalan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.

10 Mei 2001

Lokasi : Asrama Mahasiswa Aceh Yayasan Kesejahteraan Mahasiswa Iskandar Muda, Jl. Perahu 1, Manggarai Jakarta, Korban : 3 tewas, 18 luka-luka, Pelaku : Muslihuddin Muarif (4 tahun penjara), Taufik Abdullah (1 tahun), Mushalli (2 tahun) Jenis bom : rakitan.

19 Juni 2001

Lokasi : rumah kos Jl. Cikoko, Pengadegan, Pancoran Jakarta Korban : 5 orang luka. Tersangka: Edi Susilo (buron) Jenis bom: rakitan pota sium klorat, belerang, amonium nitrat.

22 Juli 2001

Lokasi : Gereja HKBP Duren Sawit, Jakarta Timur. Keterangan : granat tangan 5 luka-luka.

22 Juli 2001

Lokasi : Gereja Santa Anna, Pondok Bambu, Jakarta Timur Keterangan : 64 luka-luka.

1 Agustus 2001

Lokasi : Plaza Atrium, Senen, Jakarta Pusat. Korban : enam luka-luka

23 September 2001

Lokasi : Plaza Atrium, Senen Jakarta.Tersangka : Ramli dkk. (dalam proses pemeriksaan) Jenis bom : rakitan.

9 November 2001

Lokasi : Gereja Petra, Jl. Cilincing Raya, Koja Jakarta Tersangka: Ujang Haris, Wahyu Handoko. Jenis bom : rakitan dari belerang dengan gotri dan paku.

2 Desember 2001

Dua kali pengeboman di GKP Pangkalan Kerinci Pekan baru

1 Januari 2002

Lokasi : Rumah Makan Ayam Bulungan, Kebayoran Baru Jakarta. Korban : satu pelaku tewas Tersangka : Hasballah (tewas terkena granat), Tarmizi. Jenis bom: granat manggis (K75 buatan Korea).

9 Juni 2002

Lokasi : tempat parkir Hotel Jayakarta, Diskotek Eksotis, Jakarta. Korban : 4 orang luka berat Tersangka : Dodi Prayoko alias Buyung. Jenis bom : rakitan lowex plosives.

1 Juli 2002

Lokasi : Mal Graha Cijantung Jakarta Korban : 7orang luka-luka. Tersangka : Ramli, M.Nur, Mudawali, Muhamad Hasan Irsyadi bin Daud alias Bambang Setiawan, Syahrul, Mudawali, dan Hasan. Jenis bom : mercon besar dari belerang, potasium

12 Oktober 2002

Ledakan di Bali menewaskan 202 orang, sebagian besar wisatawan asing, 88 orang berasal dari Australia.

5 Desember 2002

Ledakan di restoran McDonald Makassar menewaskan 3 orang.

27 April 2003

Lokasi : Terminal F2 Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng Jakarta. Korban : 10 luka- luka.

5 Agustus 2003

Lokasi : depan lobi Hotel JW Marriott di Jalan Lingkar Mega Kuningan, Jakarta Selatan. korban : 12 orang tewas dan mencederai 152 orang lainnya.

10 Januari 2004

4 Orang tewas akibat ledakan bom di kafe karaoke di Palopo, Sulawesi.

9 September 2004

Lokasi : Kantor Kedutaan Besar Australia Jalan Rasuna Said Kuningan, Jakarta Selatan. Korban : 6 tewas dan 161 luka-luka.

13 November 2004

Ledakan di dekat kantor polisi di Poso, Sulawesi, menewaskan 5 orang.

28 Mei 2005

2 Bom meledak di Pasar Sentral di Tentena-Poso, menewaskan 22 orang.

2 Oktober 2005

3 Bom bunuh diri di Bali menewaskan 20 orang termasuk beberapa wisatawan asing.

17 Juli 2009

Ledakan bom di JW Marriott dan Ritz Charlton Jakarta, Pihak kepolisian merilis jumlah korban ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton. Jumlah korban tewas sebanyak 9 orang, sedangkan korban luka 53 orang. Seperti dikutip dari TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (18/7/2009), dari 53 korban luka, 16 diantaranya adalah warga negara asing (WNA).

Sedangkan 37 lainnya warganegara Indonesia(WNI). Untuk WNA Rinciannya adalah 16 warga Amerika, 1 Australia, 2 Belanda, 2 Kanada, 1 India, 2 Korea Selatan, 1 NewZealand, dan 1 Norwegia.

25 September 2011

Lokasi : di GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah. Peristiwa ini mengakibatkan 28 orang terluka dan seorang tewas yang diidentifikasi sebagai pelaku bom bunuh diri.

Pelaku pemboman tersebut diidentifikasi sebagai Ahmad Yosefa Hayat alias Ahmad Abu Daud. Bom meledak ketika kebaktian di Gereja Bethel Injil Sepenuh Kepunton selesai dan jemaat keluar dari gereja. Bom ini dibawa pelaku dalam jaket yang dikenakan dan diledakan dengan menggunakan saklar yang diketemukan ditempat kejadian. Ledakan ini dapat didengar dalam radius 500 meter dari tempat kejadian perkara.

15 April 2011

Lokasi Ledakan di masjid Polres Cirebon pada saat itu dilakukan oleh kelompok yang mengadakan Pemboman di Solo. [SFA] 

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Warga Aceh Tutup Markas Aliran Sesat Wahabi | SalafyNews

  2. Pingback: Stres Hadapi Pasukan Rusia-Suriah, ISIS Lakukan Bom Bunuh Diri | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: