Editorial

Wahabi Semakin Berani, Menjawab Tuduhan Jonru Wahabi Atas Qurais Shihab

Salafynews.com, JAKARTA – Jangan Kamu Wahabikan Islam Nusantaraku, Jangan Kamu liberalkan Islam Nusantaraku, Jangan Kamu Kaburkan Islam Nusantaraku, Jangan Kamu Kebiri Islam Nusantaraku, Jangan kamu Jauhkan kami dari budaya Islam Nusantaraku, Jangan kamu hapus perjuangan para Wali dan Ulama Islam Nusantaraku, Kamu, kamu “WAHABI” adalah pe-MAKAR Islam Nusantaraku, Sana Pergi Jauh, Aku tidak Butuh Islam Wahabimu, Aku tidak butuh kendaraan kepalsuanmu.

Hanya Wahabi Yang Fatwakan Kirim Fatiha Syirik

Wahabisme memang berusaha keras untuk menyusup di kalangan muslim. Mereka awalnya membantai dan memenjarakan kaum Salafi Saudi dan menyebut diri mereka sendiri sebagai Salafi.

Kemudian mereka meningkatkan tensinya dengan meng-klaim bahwa mereka-lah sebenarnya sunni atau ahlusunnah. Di Indonesia, mereka meng-klaim sebagai ahlusunnah wal jamaah atau disingkat aswaja. Padahal sebutan aswaja ini identik dengan NU. NU sendiri mereka singkirkan dengan sebutan kaum kuburiyyun atau penyembah kubur.

Dalam skala yang lebih luas, mereka meng-klaim sebutan “muslim” atau “umat Islam” sebagai label mereka. Yang diluar golongan mereka adalah kafir. Itulah kenapa ISIS dengan mudahnya membantai sunni di Suriah dan Irak, karena mereka memang sudah di-cap kafir.

Gerakan Wahabi di Indonesia dicurigai membawa misi untuk menghancurkan dan menguasai, baik teritori maupun ekonomi ?

Di Indonesia tak hanya tanahnya yang subur, berbagai ideologi juga tumbuh subur, termasuk ideologi Wahabi. Apalagi gerakan Wahabi masuk dengan pola yang terorganisir rapi. Dana mereka juga cukup banyak. Simpati dari para pemilik dana itu mengalir sangat pesat dari Timur Tengah (Saudi).

“Mereka bekerjasama dengan percetakan, media, dan radio. Itu modal bagi paham apapun untuk bisa masuk dan tumbuh berkembang di sini,” ujar Habib Ali Hasan Bahar, mantan Ketua Habaib DKI Jakarta. (Baca Wahabi Hidup dari Dana Arab Saudi, Untuk Porak Porandakan Kerukunan Beragama)

Ia telah banyak membawa ajaran sesat hingga menyesatkan orang-orang yang bodoh. Ajaran-ajarannya tersebut banyak yang berseberangan dengan para ulama agama ini. bahkan dengan ajarannya itu ia telah mengkafirkan orang-orang Islam sendiri. Ia mengatakan bahwa ziarah ke makam Rasulullah, tawassul dengannya, atau tawassul dengan para nabi lainnya atau para wali Allah dan orang-orang, serta menziarahi kubur mereka untuk tujuan mencari berkah adalah perbuatan syirik. Menurutnya bahwa memanggil nama Nabi ketika bertawassul adalah perbuatan syirik. Demikian pula memanggil nabi-nabi lainnya, atau memanggil para wali Allah dan orang-orang saleh untuk tujuan tawassul dengan mereka adalah perbuatan syirik. Ia juga meyakini bahwa menyandarkan sesuatu kepada selain Allah, walaupun dengan cara majasi (metapor) adalah pekerjaan syirik, seperti bila seseorang berkata: “Obat ini memberikan manfaat kepadaku” atau “Wali Allah si fulan memberikan manfaat apabila bertawassul dengannya”. Dalam menyebarkan ajarannya ini, Muhammad ibn Abdil Wahab mengambil beberapa dalil yang sama sekali tidak menguatkannya. Ia banyak memoles ungkapan-ungkapan seruannya dengan kata-kata yang menggiurkan dan muslihat hingga banyak diikuti oleh orang-orang awam. Dalam hal ini Muhammad ibn Abdil Wahhab telah menulis beberapa risalah untuk mengelabui orang-orang awam, hingga banyak dari orang-orang awam tersebut yang kemudian mengkafirkan orang-orang Islam dan para ahli tauhid. (al-Futûhat al-Islâmiyyah, j. 2, h. 66).

Sebenarnya fitnah atas Quraish Shihab bukanlah yang pertama. Beliau sering di fitnah dengan orang yang tidak sampai ilmunya. (Baca Jangan Suntikkan Racun “JONRU” Wahabi Ke Islam Nusantaraku)

Adapun statment dibawah jelas jelas menghina Qurais Shihab. Dalam gambar Tengku Wisnu, ditulis Ulama beda pendapat mengenai hukum membaca al-Fatihah untuk mayit. Ulama siapa? Wahabi? Iya jelas jika Ulama Wahabi. Dan pendapat Ulama Wahabi dibantah bahwa membaca Surat Al-Fatihah untuk mayat itu sampai. (Baca Tanggapan Untuk Teuku Wisnu Yang Mengatakan Kirim Fatihah Tidak Ada Dalilnya)

Adapun fitnah yang mengatakan Quraish Shihab tidak mewajibkan jilbab amatlah bodoh. Quraish Shihab hanya membahas batasan aurat bukan hukum Jilbab. Pak Qurais mengatakan bahwa batasan aurat Ulama berbeda pendapat. Apakah muka aurat, apakah tangan aurat sehingga menurut Quraish Shihab baju yang terhormat sesuai dengan lingkungannya termasuk jilbab. (Baca Kau Syiah kan Ulama Sunni, Kau Sunni kan Ulama Wahabi)

Adapun fitnah yang selanjutnya katanya Nabi Muhammad menurut Quraish Shihab itu tidak dijamin masuk surga. Padahal Pak Quraish menegaskan jaminan masuk Surga pada awalnya tidak ada. Hanya amal saleh yang bisa bahkan Rasulullahpun tidak dijamin masuk surga dalam konteks jika cuma-cuma. Tapi Allah memberikan jaminan itu. Kemudian pendapat Quraish Shihab dipelintir sebagian oknum sehingga keluar dari apa yang dimaksud Quraish Shihab. (Baca Ini Klarifikasi Quraish Shihab soal Komentarnya ‘Rasul tidak Dijamin Masuk Surga’)

Kemudian dibawahnya ada tulisan lucu. Qurais Shihab dihormati sedangkan dia berstatement seperti itu. Iya jelas beliau dihormati. Karena beliau belajar agama tidak instan. Beliau satu-satunya orang Indonesia yang mengarang kitab tafsir. Bahkan keulamaan beliau diakui di dunia. Bisa kita lihat biografi hebat beliau. (Baca Muhammad Quraish Shihab)

Sedangkan Tengku Wisnu bukanlah Ulama. Dia hanya seorang artis yang perankan seorang Ulama. Wajar jika masyarakat membullynya karena dia membawa masalah khilafiah dan fitnah ke publik. (SFA/El-Batawiy/MM)

5 Comments

5 Comments

  1. rul

    September 13, 2015 at 2:15 pm

    sy rasa org yg berakal sehat dan jernih pasti akan menilai wahabi itu amburadul sontoloyo dan tdk benar caranya menjalankan agama islam…

    • Kebo kicak

      October 27, 2015 at 8:20 am

      Di desaku bro ,orang sontoloyo pun tau kalo wahabi koplak….la wong dananya dari arab yang pangerannya gembong narkoba….
      Tapi tenang aja ,mereka sedang diburu sama syiah dan rusia,makanya lari ke indonesia….

  2. Pingback: Lecehkan NU dan Gus Dur. Situs Radikal Voa-Islam Dilaporkan Ke Kabareskrim | VOA ISLAM NEWS

  3. Pingback: Hentikan Menganggap Teroris Wahabi Sebagai Ahlussunnah Wal Jamaah! – VOA ISLAM NEWS

  4. hamba allah

    March 21, 2016 at 12:43 am

    Saya setuju dengan pendapat quraish shihab. Beliau guru saya.. apa kamu ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: