Eropa

Wajah Congkak Turki

28 November 2015

SALAFYNEWS.COM, LONDON – PM Turki Ahmet Davutoglu, pada hari Jumat, mencoba meredakan ketegangan dengan pihak Moskow soal penembakan pesawat tempur Rusia Sukhoi SU-24 di perbatasan Suriah, dengan menyerukan persatuan untuk melawan kelompok Teroris ISIS. (Baca Dubes Rusia di Paris Tantang Perancis, AS, Turki Bentuk Koalisi Gabungan Tumpas ISIS)

“Sementara langkah untuk mempertahankan wilayah kami akan tetap terus berjalan, Turki akan melakukan kerjasama dengan Rusia dan sekutu lain kami untuk meredakan ketegangan ini,” kata Davutoglu di harian “The Times” terbitan Jumat di London. (Baca PM Rusia, Medvedev: AS Harus Bertanggung Jawab Atas Kehancuran Suriah)

“Penembakan jatuh jet Rusia yang tak dikenal di ruang udara Turki bukan tindakan melawan negara tertentu,” katanya, seperti dikutip AFP, meskipun media lain menyatakan bahwa pesawat Rusia masih di wilayah Suriah.

Rusia bertekad untuk mengambil langkah-langkah balas dendam melawan perekonomian Turki, untuk membalas aksi penembakan pesawat tempurnya oleh Turki awal pekan ini.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis dengan marah menolak permintaan Kremlin untuk meminta maaf, dan mengatakan bahwa ini balasan kami kepada Rusia, Vladimir Putin telah mengabaikan panggilan telepon darinya setelah insiden tersebut. (Baca Erdogan: Kami Tak Tahu Kalau Itu Pesawat Rusia, Putin Tak Angkat Telpon Saya)

Penembakan pesawat di perbatasan Suriah itu telah meningkatkan kekhawatiran akan memantik konflik geopolitik yang lebih luas, dan mempersulit pencapaian konsensus pada masalah Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: