Internasional

Wanita Irak Tampar Anggota ISIS Pakai Sepatu Akhirnya Dirajam

03 Februari 2016,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Beberapa sumber lokal menyebutkan, Selasa (02/02), bahwa seorang perempuan dan seorang pria Irak dirajam hingga mati di kampung Qadisyiah di distrik Hit provinsi Anbar oleh organisasi teroris ISIS atas tuduhan perzinahan.

Dalam sebuah wawancara dengan kantor berita “Sputnik”, sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, bahwa organisasi teroris telah menuduh seorang perempuan karena terjadi perselisihan antara dirinya dan dua elemen dari organisasi tersebut. (Baca: Al Qaeda Rajam Seorang Wanita Sampai Mati di Mukalla)

Perselisihan antara si wanita Irak dengan dua elemen ISIS itu karena dua lelaki adalah suami bagi kedua putrinya sebelum bergabung dengan organisasi teroris ISIS, dan setelah mereka berdua bergabung ke jajaran organisasi teroris tersebut, si wanita itu meminta agar keduanya menceraikan kedua putrinya.

Elemen ISIS terus mengikuti wanita tersebut dan salah satu dari mereka memanggilnya sebagai “pelacur”, hal itu membuatnya begitu marah dan langsung kemudian ia melepas sepatu yang ia kenakan dan memukulnya dengan sepatunya. (Baca: ISIS Eksekusi 5 Warga Sipil Dengan Dilindas Buldoser)

Pada akhirnya wanita Irak tersebut ditangkap beserta salah satu temannya di sebuah rumah sakit di distrik Hit tempat ia bekerja, tak lama setelah kejadian itu tiba-tiba muncul keputusan bahwa ia dijatuhi hukuman oleh “pengadilan Syariah” milik organisasi ISIS dengan empat tuduhan palsu dari beberapa elemen anggota ISIS sebagaimana dilaporkan beberapa sumber, bahwa wanita itu berzina, pelaksanaan rajam hingga mati itu telah berlangsung di dekat rumah sakit itu. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: HEBAT.. Serangan Pasukan Irak Sukses Tewaskan Petinggi ISIS Warga Saudi | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: