Internasional

Warga Yaman Tidak Yakin Saudi Patuhi Gencatan Senjata Sementara

Salafynews.com – Para warga Yaman tidak yakin komitmen Arab Saudi terhadap gencatan senjata kemanusiaan yang diumumkannya. Mereka menegaskan bahwa Saudi masih melanjutkan pemboman ke beberapa daerah di Yaman.

Mereka  berharap  selama beberapa hari ini dapat memenuhi kebutuhan mereka terhadap makanan dan obat-obatan.

Meskipun telah berlaku gencatan senjata, akan tetapi para warga Yaman tidak melihatnya akan memberikan mereka sesuatu .. Mayoritas mereka berpendapat Arab Saudi akan melanggar janjinya dan meneruskan agresi dan blokadenya yang mencekik mereka setelah pesawat-pesawatnya terus terbang ke ibukota Sanaa pasca berlakunya gencatan senjata beberapa jam.

Salah seorang  warga Yaman kepada koresponden Al Alam mengatakan, “Kami berharap pimpinan koalisi  bersungguh-sungguh dalam pelaksanaan gencatan senjata dan tidak ada pelanggaran.  Jangan jadikan gencatan senjata ini  pengumuman palsu. Mereka mengumumkan gencatan senjata dan masih saja pesawat-pesawat mereka  melakukan penyerangan dan  pasukan mereka membombardir desa-desa di perbatasan Yaman.”

Pada saat PBB menyambut baik gencatan senjata kemanusiaan di Yaman dan  menyerukan semua pihak  menghormatinya,  Para pengamat khawatir beberapa pihak di dalam negeri berupaya menggagalkannya, terutama pihak-pihak yang menyambut operasi “Badai Penghancur”.

Warga Yaman lainnya berpendapat bahwa gencatan senjata dilakukan untuk mendukung milisi-milisi menghancurkan sistem dan Negara Yaman.

Penyediaan kebutuhan dasar, termasuk obat-obatan adalah harapan paling menonjol warga Yaman, selain pula penyediaan derivatif minyak, dan tindakan mempercepat kembalinya warga Yaman yang  terdampar di bandara luar negeri termasuk bagian dari penderitaan yang dialami oleh masyarakat Yaman selama agresi.

Muncul kekhawatiran sejumlah pihak atas kegagalan gencatan senjata lima hari ini dan segera dimulainya kembali agresi Arab Saudi di mana negara-negara agresor tidak menghormati  resolusi PBB dan konvensi internasional yang berkaitan dengan urusan kemanusiaan.

Pengamat percaya bahwa lima hari gencatan senjata tidak cukup untuk memperbaiki perusakan oleh Saudi di Yaman, namun mereka berharap agar dapat memenuhi kebutuhan bantuan kemanusiaan berupa makanan dan obat-obatan kepada rakyat Yaman. (ss)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: