Artikel

WASPADALAH.. Pengajian ‘Setan’ Kelompok Khilafah HTI dan Wahabi

11 Januari 2016,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Ramai di medsos tentang raibnya beberapa wanita baik yang berprofesi dokter maupun ibu rumah tangga karena mereka sering mengikuti pengajian Dauroh HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) dan Salafy Wahabi, mereka mengajak para perempuan untuk melawan suaminya yang tak mau menuju jalan Tuhan, tapi itu hanyalah dalih kedua kelompok radikal untuk merekrutnya, berikut kisah nyata yang di tulis oleh Irwan Winardi yang menceritakan di akun faceboook nya kisah nyata beberapa teman-temannya yang istrinya ikut beberapa pengajian Garis keras dan radikal kelompok Khilafah dan Wahabi sehingga tak lagi taat kepada suaminya.

Pengusung terorisme ISIS rupanya ada yang bikin laporan ke robotnya Zukerberg.

Ya sudah.. balik lapor ke stafnya Zukerberg. Sambil nanya apa FB membantu teroris. Robot FB memang nggak baca isi postingan, asalkan ada 80 orang yang lapor postingan tsb akan langsung dihapus. Padahal kelompok teroris punya pasukan cyber bayaran.

Dear Mr. Zukerberg

My post is to warn Indonesian people about the dangers of TERRORIST organization and tips to not get stuck in a terrorist organization. But Facebook have removed that post. IS FACEBOOK SUPPORTING TERRORISM. ??

APAKAH FACEBOOK MENDUKUNG TERORISME?? Postingan saya ini adalah untuk memperingatkan masyarakat Indonesia akan bahaya organisasi TERORIS dan tips untuk tidak terjebak masuk organisasi teroris.

PENGAJIAN SETAN

Yang saya sampaikan ini adalah pengalaman pribadi, bukan karangan yang mengada-ada. Semuanya ada dan nyata. Beberapa istri teman teman saya, sesudah ikut pengajian tiba-tiba berubah menjadi beringas dan radikal merasa diri paling suci dan paling islam, menjadi hakim atas keimanan seseorang dan bahkan menjadi Tuhan yang menentukan sorga dan neraka. (Baca: HTI, ISIS, Wahabi Meretas NKRI)

Akun FB Irwan Winardi

Istri seorang teman meminta untuk diceraikan karena teman saya sudah dianggap kafir karena katanya suaminya tersebut bukan ihwan. Teman saya yang lain kehilangan anak istrinya dan juga assetnya. Istrinya kabur membawa anaknya setelah menjual semua assetnya mulai dari rumah beserta isinya serta mobil. Dikabarkan istrinya kabur ke Suriah dengan membawa anaknya untuk bergabung dengan ISIS. Kedua teman saya tersebut ikut pengajian dauroh salafi wahabi. (Baca: NU Target Utama Takfiri)

Istri saya yang pernah ikut pengajian macam begitu pernah menganggap dirinya Asiyah istri Fir’aun. Ini diajarkan jika suami tidak ikut dauroh, sang istri yang ikut pengajian disuruh bersabar seperti Asiyah yang shalehah menghadapi suaminya Firaun yang kafir dan semua suami yang menolak ajakan istrinya jadilah Firaun. Autofiraun. (Baca : Ideologi Khilafah Akar dari Terorisme di Dunia) 

Perempuan yang ikut pengajian Hizbut Tahrir akan disuruh ustadz2 berdemo ke jalanan dengan membawa anak2 dan bayinya sebagai tanda kesholehan, demi katanya menjalankan perintah Allah utk daulah khilafah. Mereka rela berpanas-panas dan mengeluarkan biaya yang katanya berjihad membela Palestina, rakyat Libya. Melawan firaun Khadafi, Yahudi dlsb yang berada jauh disana. Tapi saat diminta menyisihkan uangnya utk tetangga yang sakit dan lapar malah berkilah, keadaan itu karena pemerintah thagut, sambil memberi solusi bahwa itu semua bila daulah khilafah minhaj nubuwah telah berdiri. (Baca : Wahabi Adalah ISIS, ISIS Bukan Aswaja)

Untuk para istri. Hati-hati dengan pengajian-pengajian, terutama untuk anda yang sedang ingin belajar islam. Anda diberi AKAL untuk mencerna semua hal dan bukan menjadi KERBAU yang dicucuk hidungnya. (Baca : Kicauan Denny Siregar: Indonesia Darurat Khilafah dan Wahabi)

Untuk para suami .Waspadai pengajian dauroh salafi dan hizbut tahrir. Istri anda akan dicuci otak untuk nusyuz. Polanya demikian. Ustadz mereka akan bilang * “belajar agama adalah wajib” * suami anda wajib mengajarkan itu kepada istrinya. … Jika sang suami awam agama, ini makin memperkuat indoktrinasi tsb. Jika suaminya bukan awam sang istri akan dihasut bahwa suaminya tidak menjalankan secara kaffah atau ahlul bidah atau bukan islam atau antek thogut, dll * jika suaminya melarang istrinya meneruskan dauroh salafi atau melarang istrinya berdemo bersama hizbut tahrir, istri yang sudah terlanjur tercuci otak bertanya kepada ustadznya dan ustad dauroh salafi bertanya, apa hukum belajar agama, sang istri bilang wajib, lalu ustadz salapi bilang perintah suami melanggar aturan Allah. Sementara ustadz hizbut tahrir akan berkata demo mereka adalah dalam rangka mendirikan daulah khilafah, dan mendirikan daulah adalah kewajiban, suami melarang demo artinya melawan Allah. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Irwan Winardi

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Banser: Semua Gerakan Anti NKRI Wajib Ditolak dan Dilawan Termasuk Khilafah | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: