Internasional

Wichita State Berikan gelar Kepahlawanan Buat Abdul Jalil Al-Arbasy

Salafynews.com, KANSAS – Website resmi, Universitas Wichita State menyebut mahasiswanya Abdul Jalil Al-Arbasy  yang tewas dalam peristiwa bom bunuh diri di area parkir masjid Syiah di kota dammam Saudi Arabia, sebagai pahlawan.

Pihak kampus merencanakan sebuah acara persembahan khusus untuk mengenang Al-Arbasy. Pihak WSU sendiri mengeluarkan pernyataan secara resmi “Kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga Abdul Jalil, keluarga dan teman-temannya atas kehilangan ini”.

Abdul Jalil Al-Arbasy With FriendDilansir dari The Wichita Eagle, website resmi kampus, untuk menghormati Al-Arbasy pihak kampus akan mengadakan sebuah acara tribut pada hari Kamis tanggal 5 Juni, pukul 5 di Rhatigan Student Center di kampus WSU.

Taben Azad, wakil presiden Asosiasi Mahasiswa Muslim di WSU, menyatakan ada sekitar 300 orang di dalam masjid ketika bom meledak, ini berarti Al-Arbasy menyelamatkan banyak nyawa.

“Menyelamatkan nyawa ratusan orang adalah tindakan Muslim sejati, tindakan patriotis seorang warga” ungkap Azad.

Preethika Kumar, professor tekhnik elektro di WSU, Al-Arbasy adalah salah satu mahasiswanya dia berkata ”Al-Arbasy, seorang calon sarjana di WSU. Ia  kembali ke Saudi karena akan menikah, dan dijadwalkan kembali musim gugur tahun ini untuk melanjutkan pendidikan”.

“Ia selalu bersemangat,”  ungkap Kumar, “Kami sering berbicara, terkadang satu atau dua jam, tentang semua hal, negaranya, Tuhan, dan hal lainnya. Saya  mengenalnya sangat baik secara pribadi, dia selalu duduk di depan kelas, selalu tersenyum tak perduli sesusah apapun mata kuliah yang saya berikan”.

Saat professor Kumar meminta foto Al-Arbasy kepada teman-temannya guna kebutuhan acara pemberian peghargaan oleh Universitas pada 5 Juni nanti, ia dibanjiri dengan banyak sekali foto.

“Dia benar-benar sangat dicintai,” lanjut Kumar.

“Al-Arbasy aktif di kampus,” ungkap Azad, “dan orang-orang terpikat dengan senyum serta keramahannya”.

Ya’kub Alsaroj, sarjana lulusan WSU yang menyebut dirinya berteman baik dengan Al-Arbasy  mengatakan bahwa ia adalah teman yang penuh cinta dan tak pernah berkeberatan membantu siapapun.

Abdul Jalil Al-Arbasy, 22 tahun, dan sepupunya dielu-elukan di media sosial serta surat kabar  Internasional atas jasanya mencegah terjadinya banyak korban dengan cara menghalangi seorang pembom bunuh diri memasuki masjid.

“Mereka menyelamatkan banyak nyawa”, ungkap  Alsaroj “Apa yang dilakukannya adalah tindakan tanpa pamrih, sesuatu yang sangat patut dibanggakan”.

Menurut keterangan, Al-Arbasy mencurigai seseorang berpakaian serba hitam yang biasa dikenakan wanita Saudi. Orang itu memaksa masuk masjid, padahal sudah diumumkan wanita sebaiknya tetap di rumah saat shalat Jum’at demi keamanan.

Ia dan beberapa pemuda kemudian mendorong pelaku bom menjauhi masjid, Al-Arbasy mendekap pelaku sehingga turut meledak ketika bom terpicu. (lm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: