Eropa

Wikileaks Retas Email Hillary Clinton, Perang Sektarian Modal Barat Hancurkan Islam

19 Maret 2016,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON DC – Dinas intelijen Israel menganggap potensi perang sektarian di Suriah adalah hal yang menguntungkan bagi negaranya dan juga Barat. Hal ini tertulis dalam arsip email milik mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, yang dirilis oleh WikiLeaks.

Penulis email, yang diteruskan oleh Clinton pada bulan Juli 2012, berpendapat bahwa Israel yakin Iran akan kehilangan “sekutu satu-satunya” di Timur Tengah, jika rezim Presiden Suriah, Bashar Assad, runtuh.

Email tersebut menyatakan bahwa jatuhnya Assad akan memicu lebih jauh perang sektarian dan hal itu akan menjadi hal yang baik bagi Israel dan sekutu Baratnya. (Baca: Isu Sektarian Senjata Ampuh Barat-Arab Saudi Hancurkan Suriah dan Assad)

Selain itu, penulis menggarisbawahi bahwa potensi perang sekatarian (Sunnah-Syiah) akan menunda program nuklir Iran., dikutip dari Sputnik (18/03).

“Menurut pendapat individu salah satu intelijen Israel intelijen, skenario seperti itu dapat mengalihkan perhatian dan mungkin menghalangi Iran dari aktivitas nuklirnya untuk beberapa waktu,” tulis email.

Intelijen Israel itu juga menganggap perang Sunni-Syiah akan bisa menjadi faktor yang dapat berkontribusi pada runtuhnya pemerintah di Iran. (Baca: Grand Mufti Al Azhar Bungkam Kelompok Penebar Sektarian, Sunni-Syiah Bersaudara)

Pada bulan Maret, WikiLeaks menretas arsip email yang dikirim ke dan dari server email pribadi Clinton, saat ia menjabat sebagai sekretaris negara 2009-2013. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Analis Politik: Isu Sektarian Kedok Saudi dan AS Rampok Minyak Yaman | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: