Fokus

Yusuf Muhammad: Dagelan Politik Ala Professor Yusril dan Amein Rais

Rabu, 21 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Terenyuh hatiku mengingat perjalanan Prof. Yusril saat pontang-panting mencari kendaraan partai yang mau mengusungnya di Pilgub DKI Jakarta.

Kita semua tahu bahwa Yusril seorang pendiri sekaligus ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) telah riwa-riwi kesana-kemari, mencari dukungan partai, tapi sayangnya hingga sekarang belum ada satupun kendaraan partai yang berkenan mengusungnya. (Baca: Denny Siregar: Gaya Politik Usang Amien Rais)

Tentu kita masih ingat bagaimana usaha Yusril ketika ingin menaikan citranya agar terkesan sederhana dan merakyat. Ia rela blusukan ke pasar membeli ikan dan sayur dengan mengenakan pakaian celana pendek dan kaos bergambar “Micky Mouse”. Ia juga rela makan di warung emperan dan naik KRL (commuterline) saat perjalann ke kampus UI (Universitas Indonesia).

Mirisnya lagi ketika Yusril menghadiri syukuran warga di Bidaracina, Jatinegara Jakarta Timur, mobil Mercedes Benz milik Yusril yang bernomor polisi B 1026 justru disirami cat kuning oleh orang tak dikenal. Sungguh malang dan kasihan nasibnya.

Sabar ya Prof., tahta itu memang kejam! ngedapetinya susah tapi saat didapat masih saja disuruh kerja melayani warga. Tapi wajar kalau Yusril tidak banyak mendapat simpati, karena masyarakat kini sudah cerdas memilih. Bagaimana mungkin, seorang yang hampir tiap hari keluar naik mobil mewah dan dikenal kurang ramah tapi mendadak bergaya ala ‘Tarzan’ yang sangat sederhana. (Baca: Surat Terbuka Yusuf Muhammad Kepada “Badut Politik” Amien Rais)

Bukankah itu namanya ilusi…! Ilusi busuk dari seorang politisi yang haus kekuasaan? Karena terlalu nafsu ingin berkuasa maka seorang Profesor pun seakan hanya jadi show lucu-lucuan dan ‘Badut Politik’ di DKI Jakarta.

Sebelumnya PDIP telah melakukan proses mekanisme partai dengan membuka pendaftaran calon kepala daerah dan “fit and proper test”. Tak mau ketinggalan Yusril pun mendaftar sebagai calon Gubernur DkI melalui PDIP. Ia sempat menaruh harapan besar agar dipasangkan dengan Boy Sadikin, namun semalam (20/9) kita dipertontonkan ternyata PDIP memutuskan lebih memilih Ahok-Djarot sebagai calon Gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta.

Bukan hanya berharap ke PDIP, namun Yusril juga berharap ke Golkar, Hanura, Gerindra dan partai-partai lainya demi bisa maju ke pilgub DKI Jakarta. Harga dirinya pun seakan ‘diobral’ layaknya pakaian bekas yang dijual di pasaran. Semua ini terpaksa dilakukannya, karena sebagai pendiri dan Ketum partai Yusril tak mampu membesarkan Partainya sendiri. (Baca: FINAL! PDIP Resmi Usung Ahok-Djarot Jadi Pasangan Pilgub DKI)

Apa yang dilakukan Yusril di dunia perpolitikan seakan menegaskan bahwa dirinya layak diberi penghargaan sebagai “Badut Politik”. Sebutan yang juga sama didapat oleh Prof. Amien karena kabarnya sebelumnya telah ‘bermetamorfosis’ menjadi ‘Sengkuni’.

Memang Prof. Yusril dan Prof. Amien ini kalau saya lihat memang beda tipis, mereka layaknya kakak beradik yang berperan sebagai lakon dalam “Dagelan Politik”. Biarpun usianya sudah ‘limit’ namun nafsunya masih sangat besar demi merebut kekuasaan. Mereka mungkin lupa bahwa jabatan adalah amanah yang tidak harus dikejar-kejar dengan membabi buta untuk meraihnya.

Wahai Prof. Yusril dan Prof. Amien, Belajarlah dari gaya dan cara elegan sosok Ahok dan Jokowi, mereka tidak perlu menghina, mencaci atau menjelekkan ‘lawan’ politiknya saat berkompetisi. Kalian tahu mengapa? Karena mereka percaya bahwa Tuhan sudah punya rencana indah untuk mereka berdua. (Baca: Amien Rais dan Serangan Politik Membabi-buta Kepada Ahok)

Pesan Profesor muda: “Kebenaran akan selalu mencari jalanya dan dibalik itu semua ada peran Tuhan yang selalu menuntunya”. Srupuutttt dulu susunya. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad

1 Comment

1 Comment

  1. eko khan

    September 26, 2016 at 1:17 pm

    itu dua profesor amin, yusril otak logikanya sudah eror kali sudah tua ya, melawan logika umum itu sama dg melawan alam/takdir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: