Nasional

Yusuf Muhammad: Di Era Jokowi Papua Tak Lagi Sengsara

Selasa, 18 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Tulisan menarik dari Yusuf Muhammad yang menjelaskan betapa Jokowi mengangkat kehidupan rakyat Papua yang selama ini di anak tirikan. (Baca: Presiden Jokowi Payungi Gubernur Papua Saat Tinjau Gardu Induk)

Sudah sejak lama kita menantikan seorang Presiden yang serius ingin membenahi negeri ini dari Sabang sampai Merauke. Bukan hanya serius, namun juga yang mau kerja keras meluangkan waktu, tenaga dan pikiran.

Rakyat sejatinya tidak muluk-muluk ingin diberi fasilitas mewah layaknya para oknum pejabat busuk yang mengikut paham “hedonisme”, yang mana kesenangan dan materi adalah tujuan utama bagi mereka tanpa peduli seperti apa kehidupan di sekelilingnya.

Penantian selama 71 tahun setelah Indonesia merdeka akhirnya terjawab sudah. Di era Jokowi Papua tidak lagi jadi ‘anak tiri’. (Baca: Presiden Jokowi Bertolak ke Papua Resmikan 6 Insfrastruktur Listik)

Baru kemaren lusa, Jumat (14/10/2016) beliau ada di Pulau Datok, Kalimantan Barat. Esoknya ke Solo menyapa warga di Car Free Day (CFD), lalu sekarang Senin, (17/10/16) sudah ada di tanah Papua untuk memberi bantuan dan perhatian asupan gizi bagi rakyat Papua. Tidak hanya itu, namun beliau juga telah meresmikan enam proyek infrastruktur kelistrikan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

Kunjungan Jokowi kali ini juga telah mengukir sejarah, bahwa Jokowi adalah Presiden Indonesia yang paling sering mengunjungi tanah Papua.

Bersyukur bangsa Indonesia telah dianugerahi sosok pemimpin yang begitu merakyat dan peduli. Tidak cuma peduli, namun beliau juga sosok yang penyabar dan rendah hati. Ketika diluar sana masih ada yang sibuk menghujat, mencaci, mengatakan beliau Presiden Boneka dan pembohong, maka beliau cukup bekerja dan membuktikan bahwa semua itu tidak benar adanya.

Jokowi memang pembohong! Beliau bohong karena tampangnya yang ndeso dan perawakannya yang kurus hingga dianggap tidak pantas dan tidak tegas, namun ternyata dibalik semua itu justru beliau menunjukan ketegasannya yang jauh melebihi sang ‘mantan’ yang suka usil dan curhat di media sosial. (Baca: Yusuf Muhammad: Kesuksesan Tax Amnesty Bukti Kerja Keras Pemerintahan Jokowi)

Jokowi memang telah membohongi para kaum yang sombong, kufur dan buta hatinya sehingga tak dapat melihat realita yang ada.

Bagi saya Jokowi bukan hanya seorang Presiden, namun beliau juga sosok teladan yang jauh melebihi para oknum ulama-ulama penjual ayat suci. Beliau mungkin tidak banya hafal dalil-dalil namun akhlak dan perilakunya jauh lebih terpuji dibanding para ulama ‘karbitan’ yang hidup dalam kemewahan.

Omong kosong semua. Ketika mereka teriak-teriak banyak rakyat miskin kelaparan namun mereka justru hidup bermewah-mewahan. Lucunya pas ada sosok Presiden yang bekerja keras dengan penampilan serta gaya hidup yang sederhana justru malah dibilang pencitraan semata.

Ah… Zaman memang sudah edan, yang baik-baik justru mau disingkirkan dan mereka yang kelakuannya kayak Setan justru terus dipertahankan.

Teruslah bekerja pak Presiden…

Teruslah bekerja dalam iringan do’a rakyat Indonesia.

Anak dan cucu kami tentu akan bangga, karena bukan hanya album lagu lagi yang diwariskan oleh Presidennya, melainkan pembangunan dan kesejahteraan yang merata dari Sabang sampai Merauke.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: