Eropa

Zionis Israel Tidak Terima Lihat Rusia Bantu Suriah, Netanyahu Akan ke Rusia

Salafynews.com, TEL AVIVKantor Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, menyatakan bahwa orang nomor satu Israel itu akan melakukan perjalanan ke Rusia minggu depan guna melakukan pembicaraan dengan presiden Rusia, Vladimir Putin, mengenai konflik yang tengah berlangsung di Suriah. (Baca Kanselir Jerman ‘Angela Merkel’: Rusia yang dapat Selesaikan Krisis Suriah)

Wajah Suriah Saat Ini

Kantor Netanyahu pada hari Rabu (16/9) kemarin menyatakan bahwa perdana menteri Israel itu akan mengangkat isu persenjataan Rusia yang dikirim ke Suriah dalam pembicaraannya yang akan datang kepada Putin.

Pada hari Selasa, Putin mengatakan bahwa negaranya akan terus memasok persenjataan militer kepada pemerintah Suriah.

Minggu lalu, menteri luar negeri Rusia, Sergei Lavrov juga menekankan bahwa Moskow akan mengirimkan peralatan militer kepada pemerintah Suriah begitu juga dengan pemberian bantuan kemanusiaan yang diperlukan Damaskus untuk rakyatnya. (Baca Pesawat Bantuan Kemanusiaan Rusia Mendarat di Suriah)

Sergei Lavrov

“Memang ada pasokan alat militer, dan saat ini sedang berlangsung dan akan terus berlanjut.  Peralatan itu disertai juga dengan ahli dari Rusia, yang membantu menggunakan peralatan itu, untuk melatih para personel Suriah bagaimana cara menggunakan senjata-senjata tersebut,” ungkap Lavrov. Lavrov bagaimanapun juga menolak spekulasi AS dan NATO yang menyatakan bahwa Moskow sedang terlibat secara militer di negara Arab itu. (Baca Rusia Beri Bantuan Senjata Suriah Untuk Perangi Terorisme)

Militansi dukungan asing di Suriah meletus pada bulan Maret 2011. Washington dan sejumlah sekutunya  berusaha menggulingkan presiden Bashar Assad dari kursi kepemimpinannya di Suriah melalui dukungan kepada kelompok teroris takfiri yang melakukan berbagai kejahatan di negara yang kini dilanda perang itu. (Baca Lavrov ; Rusia Cegah Skenario Libya di Suriah)

Bulan Juli lalu, surat kabar berbahasa Arab, al-Akhbar juga melaporkan bahwa rezim Tel Aviv juga telah melakukan perekrutan milisi sekaligus juga menyediakan peralatan militer untuk operasi milisi Takfiri melawan pemerintahan Damaskus. (Baca Israel, Saudi, Turki, Yordania Kompak Bantu Suplai Senjata Teroris Suriah)

Konflik di Suriah yang telah menewaskan sekitar 250.000 nyawa penduduknya, telah menyebabkan hampir setengah penduduk negara itu mengungsi dengan ratusan ribu orang diantaranya berusaha mencapai Eropa. (SFA/LM/PTV)

3 Comments

3 Comments

  1. Pingback: Kedubes Rusia di Suriah Diserang Mortir Oleh Kelompok Pro Teroris | Arrahmah News

  2. Pingback: Perang Dingin AS dan Rusia Soal Suriah | SalafyNews

  3. Pingback: Senjata Rusia Mulai Berpengaruh di Suriah | SalafyNews

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: